Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat

Sedang Trending 19 menit yang lalu

Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat

Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat (Foto: BNI)

JAKARTA - Bagi sebagian siswa, menabung mungkin tetap sebatas memasukkan duit ke dalam celengan. Namun, bagi Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah aktivitas di sekolah membikin langkah pandangnya tentang menabung berubah.

Selfi baru mengetahui bahwa kebiasaan menabung juga dapat dilakukan melalui rekening, meski dirinya belum mempunyai penghasilan. Dari pengalaman sederhana itu, dia mulai memandang tabungan bukan sekadar tempat menyimpan uang, melainkan bekal untuk menyiapkan rencana di masa depan.

“Ternyata kita bisa menabung menggunakan kitab rekening meskipun belum kerja. Saya mau mempunyai tabungan nan banyak untuk dipakai kuliah nantinya,” ujar Selfi dikutip dari keterangan BNI, Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari aktivitas BNI Sahabat Sekolah Rakyat. Melalui aktivitas ini, siswa diperkenalkan dengan sejumlah pengalaman praktis nan dekat dengan kehidupan mereka, termasuk mengenal rekening dan kebiasaan menabung.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka diperkenalkan dengan kartu identitas nan dapat dipindai, tabungan, hingga kitab rekening. Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal hal-hal nan sebelumnya hanya mereka dengar alias pelajari secara terbatas.

Guru Biologi SMA SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan Tiyah Wasma Terru mengatakan, para siswa menunjukkan rasa mau tahu nan tinggi selama aktivitas berlangsung.

“Saya sangat senang lantaran ini merupakan perihal baru bagi siswa. Mereka sangat antusias memandang dan mencoba ID card nan bisa di-scan. Mereka juga banyak bertanya mengenai tabungan dan kitab rekening, sehingga menjadi pelajaran nan berbobot dan baru bagi mereka,” ujar Tiyah.

Menurut Tiyah, pengalaman langsung membikin proses belajar menjadi lebih mudah dipahami. Siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga dapat memandang gimana sebuah konsep diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran mengenai keuangan, misalnya, siswa mulai memahami bahwa menabung tidak kudu selalu dilakukan melalui celengan. Mereka juga dapat mengenal rekening sebagai bagian dari kebiasaan mengelola duit sekaligus mulai belajar merencanakan kebutuhan di masa depan.

“Ini sangat krusial lantaran siswa bisa memandang beragam perihal dari perspektif pandang nan berbeda. Dalam perihal keuangan, mereka bisa memandang bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan mereka dapat memandang nominalnya,” kata Tiyah.

Pembelajaran berbasis pengalaman juga diterapkan pada materi lain. Salah satunya pengelolaan limbah nan sebelumnya dipelajari siswa melalui teori di kelas, kemudian diperkenalkan melalui praktik secara langsung.

“Begitu juga dengan pengelolaan limbah nan sebelumnya dipelajari melalui teori, sekarang mereka bisa mempraktikkannya secara langsung,” lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑