Saat BNN Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba Dipicu Lagu 'Siti Mawarni'

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi Siahaan, menujukkan peralatan bukti saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

BNN RI mengungkap sejumlah kasus besar peredaran narkotika dalam Operasi Sapu Bersih Narkoba (Saber Bersinar) 2026 nan digelar di beragam wilayah Indonesia. Dalam operasi ini, petugas menangkap 31 tersangka dan menyita peralatan bukti mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga cairan vape mengandung etomidate.

Selain membongkar jaringan narkoba lintas daerah, BNN juga mengungkap kasus di Labuhanbatu nan disebut berangkaian dengan keresahan masyarakat usai viralnya lagu satir “Siti Mawarni”. Tak hanya itu, BNN turut membongkar jaringan sabu Aceh-Bogor nan melibatkan seorang oknum TNI.

Operasi Saber Bersinar 2026: BNN Sita 136 Kg Sabu hingga Vape Etomidate

BNN RI mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika di beragam wilayah Indonesia lewat Operasi Sapu Bersih Narkoba (Saber Bersinar) 2026.

Dalam operasi campuran itu, petugas menangkap 31 tersangka dan menyita ratusan kilogram narkotika, mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga cairan vape mengandung etomidate.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi Siahaan, memaparkan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Karena tentunya negara dalam perihal ini BNN mau menjawab dan merespons keresahan masyarakat, termasuk beredarnya lagu nan berjudul 'Siti Mawarni Labuhan Batu',” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Roy Siahaan saat konvensi pers di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/5).

BNN juga menyita peralatan bukti berupa sabu sebanyak 136,5 kilogram, ganja 147 kilogram, etomidate 1.260 mililiter, ketamin 1.029 gram, serta 6.681 butir ekstasi.

Total potensi masyarakat nan diklaim sukses diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika mencapai sekitar 353.312 jiwa, dengan perkiraan nilai ekonomi peralatan bukti sekitar Rp 211,4 miliar.

“Petugas BNN RI berbareng BNNP Sumatera Barat sukses mengamankan empat orang tersangka dengan menyita 150 balut narkotika jenis ganja seberat lebih dari 145 kg,” kata Roy.

Berawal Dari Lagu ‘Siti Mawarni’ BNN Ungkap Kasus Narkoba di Labuhanbatu

BNN juga melakukan pengungkapan narkoba di Labuhanbatu. Menariknya, pengungkapan ini disebut berangkaian dengan keresahan masyarakat nan sempat ramai disuarakan lewat lagu satir berjudul 'Siti Mawarni' nan viral di media sosial.

Berikut adalah penggalan liriknya.

“Siti-siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu, jika ada orang nyabu ya Allah sigap kasih azabnya, sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua.”

Lirik lagu itu menggambarkan kondisi peredaran narkoba di Labuhanbatu.

“Kemudian Operasi Saber nan ini korelasinya dengan kejadian nan terjadi dengan lagu Siti Mawarni nan Labuhan Batu, kami BNN RI melakukan operasi ialah pada tanggal 13 Mei 2026,” kata Roy.

Dalam operasi itu, BNN melakukan surveillance hingga penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran narkotika di Labuhanbatu. Meski demikian, penyelidikan bersambung hingga mengarah pada satu terduga pelaku lain berinisial WW nan diduga mengenai tindak pidana asal narkotika hingga pencucian uang.

Petugas menujukkan peralatan bukti saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Tetapi dari satu pelaku tersebut kami menentukan satu pelaku lain berinisial WW nan korelasinya dengan tindak pidana asal apalagi tindak pidana pencucian uang,” ungkap Roy.

WW sekarang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) mengenai dugaan tindak pidana pencucian duit (TPPU) nan berasal dari kasus narkotika.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita paket sabu siap edar seberat 0,90 gram. Hasil penyelidikan juga menemukan adanya pola pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam aktivitas peredaran narkotika di area tersebut.

“Petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di area tersebut,” jelas Roy.

BNN Bongkar Jaringan Sabu Aceh-Bogor, Oknum TNI dan 29 Kg Sabu Diamankan

Selain itu, BNN juga sukses mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu jaringan Aceh-Bogor nan melibatkan seorang oknum TNI.

“Tersangkanya ada tiga orang nan terdiri dari dua penduduk sipil dan satu oknum TNI,” kata Roy dalam konvensi pers di Kantor BNN RI, Jakarta, Selasa (19/5).

Roy menjelaskan, pengungkapan bermulai dari hasil pemantauan petugas sekitar pukul 04.00 WIB terhadap sebuah kendaraan mencurigakan di area Bogor. Roy menjelaskan, saat proses penyelidikan berlangsung, petugas memandang sebuah mobil Mitsubishi Pajero putih melintas di letak pengawasan.

“Jadi dimasukkan di sana di kompartemen bagian belakang itu dimasukkan ada sebanyak 29 kilo, jadi ada 29 balut narkotika jenis sabu nan ada di depan rekan-rekan sebagian, ialah dengan bungkusan teh Cina,” jelas Roy.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan