Ilustrasi(Dok Istimewa)
Ryan Garcia membuktikan kelasnya sebagai juara bumi dengan menghancurkan petinju Inggris, Conor Benn, lewat kemenangan stoppage di ronde kedua. Kemenangan dominan ini memastikan Garcia mempertahankan mahkota kelas welter WBC miliknya dalam laga nan berjalan di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Petinju Amerika Serikat berumur 28 tahun itu mendominasi sejak bel pembukaan. Garcia berulang kali menghukum Benn nan tampil garang namun ceroboh. Benn, nan sekarang berumur 29 tahun, terus merangsek maju dengan pendekatan nan liar dan tampak putus asa menghadapi kecepatan Garcia.
Puncaknya terjadi di ronde kedua ketika sebuah hook kanan telak mendarat di wajah Benn dan membuatnya terjatuh. Meski petinju asal Essex itu sukses bangkit sebelum hitungan wasit berakhir, Garcia tidak memberikan ruang napas. Ia melanjutkan serangan berkali-kali hingga Benn terdesak di tali ring, memaksa wasit menghentikan pertandingan.
"Saya tahu dia bakal memberikan tekanan. Saya merasakan pukulannya dan berpikir 'biarkan dia melakukan caranya', tapi saya tahu dia asal-asalan dan Anda tidak bisa melakukan itu saat melawan saya," ujar Garcia kepada DAZN usai laga.
Garcia menegaskan dominasinya di kelas 147 pon (67 kg). "147 pon adalah bagian saya. Saya di sini, Anda bisa mempercayai saya sebagai juara," tambahnya.
Dominasi Garcia dan Keterbatasan Benn
Hasil ini menjadi realita pahit bagi Benn, nan menelan kekalahan kedua dalam 10 tahun pekerjaan profesionalnya. Banyak pengamat menilai Benn belum pernah menghadapi musuh sekaliber Garcia, dan beberapa pihak mempertanyakan kelayakannya mendapatkan perebutan gelar juara bumi sejak awal.
Benn berkompetisi di kelas welter untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun. Sebelum laga, dia sempat menyatakan bahwa ini bakal menjadi penampilan terakhirnya di bagian tersebut, terlepas dari apa pun hasilnya.
Di sisi lain, Garcia memenuhi janjinya untuk menghentikan Benn di bawah lima ronde. Ini merupakan kemenangan ke-26 Garcia dari 28 pertandingan profesional, sekaligus pertahanan gelar pertamanya nan sukses.
Atmosfer Las Vegas
Pertandingan nan digelar pada akhir pekan Hari Kemerdekaan Meksiko ini dihadiri oleh 18.855 penonton. Garcia, nan mempunyai darah Meksiko, masuk ke ring dengan iringan musik mariachi. Sementara itu, Benn disambut dengan cemoohan saat melangkah menuju ring berbareng ayahnya, Nigel Benn.
Di barisan bangku penonton, tampak sejumlah tokoh ternama seperti mantan juara bumi tiga bagian Terence Crawford, tokoh Cuba Gooding Jr, hingga petinggi WWE Paul 'Triple H' Levesque.
Meski sempat ada dugaan bahwa wasit menghentikan laga terlalu awal lantaran Benn tetap berupaya menghindar, keputusan tersebut dinilai tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut bagi sang penantang. Setelah laga usai, Garcia sempat terlihat berganti kata dengan juara WBO Teofimo Lopez di sisi ring, memberikan sinyal untuk potensi laga besar berikutnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·