Rusia Gagalkan Serangan 50 Drone Ukraina Jelang Forum Ekonomi St. Petersburg

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Rusia Gagalkan Serangan 50 Drone Ukraina Jelang Forum Ekonomi St. Petersburg Asap tebal terlihat pada pagi hari di Kiev, Ukraina, 2 Juni 2026.(ANTARA/Xinhua/Li Dongxu)

OTORITAS Rusia mengeklaim telah menggagalkan serangan udara besar-besaran nan dilancarkan Ukraina dengan menembak jatuh sedikitnya 50 pesawat tanpa awak (drone) nan mengarah ke St. Petersburg pada Selasa (2/6) malam waktu setempat. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam sebelum pembukaan forum ekonomi paling bergengsi di negara tersebut.

Serangan drone tersebut bertepatan dengan persiapan penyelenggaraan St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF), arena tahunan nan dijadwalkan berjalan mulai Rabu (3/6) hingga Jumat (5/6). Kota St. Petersburg, nan menjadi tuan rumah forum ini, sering dijuluki sebagai "Davos jenis Rusia" dan menjadi panggung utama bagi Presiden Vladimir Putin untuk mempromosikan agenda ekonomi nasional di tengah tekanan internasional.

Pengamanan Ketat dan Gangguan Penerbangan

Menanggapi ancaman tersebut, Gubernur St. Petersburg Alexander Beglov menegaskan bahwa pemerintah wilayah berbareng abdi negara keamanan telah memperketat protokol perlindungan. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan para delegasi internasional nan datang dalam forum tersebut.

"Semua tantangan baru telah diperhitungkan sepenuhnya. Aparat penegak norma telah mengalokasikan personel dan peralatan tambahan untuk menjamin keselamatan dan ketertiban masyarakat selama forum berlangsung," ujar Beglov sebagaimana dilansir dari CNN, Rabu (3/6).

Meski serangan sukses digagalkan, akibat operasional sempat dirasakan di sektor transportasi udara. Bandara Pulkovo di St. Petersburg terpaksa memberlakukan pembatasan operasional sementara. Otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, melaporkan lebih dari 30 penerbangan mengalami penundaan sebagai langkah preventif demi keamanan wilayah udara.

Eskalasi Serangan Timbal Balik

Pembukaan SPIEF tahun ini diwarnai ketegangan tinggi setelah Rusia juga dilaporkan meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Ukraina pada waktu nan nyaris bersamaan. Pemerintah di Kyiv menyatakan bahwa tindakan mereka merupakan respons atas serangan mematikan sebelumnya nan menargetkan sebuah pondok di wilayah Luhansk, area nan saat ini berada di bawah kendali Rusia.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina memang dilaporkan meningkatkan intensitas serangan terhadap prasarana strategis dan daya di wilayah Rusia. Awal pekan ini, Moskow juga mengeklaim telah menembak jatuh 20 drone nan mengarah ke ibu kota. Sementara itu, serangan drone di wilayah Donetsk timur dilaporkan telah menewaskan tujuh orang dan melukai belasan lainnya.

Agenda Utama Presiden Putin

Presiden Vladimir Putin dijadwalkan bakal menyampaikan pidato utama pada puncak aktivitas SPIEF, Jumat (5/6). Sesi ini diprediksi bakal menjadi sorotan bumi lantaran dihadiri oleh sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi dari negara-negara sahabat.

Daftar Tokoh Penting nan Dijadwalkan Hadir di SPIEF:

  • Presiden Uzbekistan
  • Presiden Tanzania
  • Wakil Presiden Tiongkok
  • Menteri Energi Arab Saudi

Kehadiran para pemimpin ini menegaskan upaya Rusia untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan blok non-Barat, di tengah upaya isolasi ekonomi oleh Amerika Serikat dan sekutunya akibat bentrok nan tetap berjalan di Ukraina. (Fer/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia