Anggie Ariesta
, Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |16:06 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. Rupiah naik 25 poin alias sekitar 0,14 persen ke level Rp17.997 per dolar AS.
Analis pasar duit dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen berasal dari aspek eksternal, ialah Presiden Trump sebelumnya menyatakan telah membatalkan rencana serangan militer besar-besaran AS terhadap Iran setelah Teheran dan sejumlah negara Timur Tengah meminta waktu untuk melakukan negosiasi.
"Ia mengatakan bahwa pembicaraan bakal dimulai pada hari Senin dan ditujukan untuk membuka kembali Selat Hormuz serta memastikan Iran meninggalkan ambisi nuklirnya," tulis Ibrahim dalam risetnya, Senin (3/8/2026).
Pernyataan tersebut memicu penurunan tajam nilai minyak lebih dari USD5 per barel pada awal perdagangan di Asia. Kondisi itu sekaligus meredakan kekhawatiran bahwa gangguan pasokan berkepanjangan bakal mempertahankan tingkat inflasi nan tinggi dan memperkuat argumen bagi penerapan kebijakan moneter nan lebih ketat.
Saat pasar konsentrasi terhadap prospek The Fed dan info ketenagakerjaan AS, penanammodal tetap bersikap hati-hati meskipun mencatatkan kenaikan pada perdagangan Senin. Sikap tersebut muncul setelah tiga pejabat Federal Reserve nan sebelumnya menyatakan perbedaan pendapat dalam rapat kebijakan pekan lampau kembali menegaskan pada Jumat bahwa inflasi tetap terlalu tinggi.
"Mereka beranggapan bahwa kenaikan suku kembang segera diperlukan demi menjaga kredibilitas bank sentral dalam upaya pengendalian inflasi," imbuh Ibrahim.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·