Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |10:23 WIB

Rupiah Melemah Lagi ke Rp18.026 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke level Rp18.026 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa (4/8/2026). Hingga pukul 10.08 WIB, Rupiah melanjutkan pelemahan 0,22 persen ke Rp18.037 per dolar AS.
Pelemahan rupiah ini terjadi selaras dengan tren nan dialami kebanyakan mata duit di area Asia.
Pelemahan terdalam terhadap dolar AS dicatatkan oleh yen Jepang sebesar 0,32 persen, diikuti baht Thailand sebesar 0,13 persen.
Selanjutnya, yuan China dan ringgit Malaysia sama-sama terdepresiasi 0,05 persen, sedangkan peso Filipina dan dolar Singapura tergerus 0,04 persen.
Sebaliknya, won Korea memimpin penguatan sebesar 0,31 persen, disusul dolar Taiwan nan naik 0,09 persen, dan rupee India nan menguat 0,06 persen. Adapun dolar Hong Kong bergerak stagnan.
Tekanan terhadap mata duit area bertepatan dengan menguatnya indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,11 persen ke posisi 100,001 pada pukul 09.00 WIB. Rebound ini membawa DXY kembali bergerak di atas level psikologis 100 setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi terendah dalam satu separuh bulan terakhir.
Analis pasar duit dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan sebelumnya saat ini pasar konsentrasi terhadap prospek The Fed dan info ketenagakerjaan AS, meskipun mencatat kenaikan pada hari Senin, para penanammodal tetap bersikap hati-hati setelah tiga pejabat Federal Reserve nan sebelumnya menyatakan perbedaan pendapat dalam rapat kebijakan pekan lampau kembali menegaskan pada hari Jumat bahwa inflasi tetap terlalu tinggi.
"Mereka beranggapan bahwa kenaikan suku kembang segera diperlukan demi menjaga kredibilitas bank sentral dalam upaya pengendalian inflasi," kata Ibrahim dalam risetnya.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·