Nilai tukar rupiah tetap menunjukkan tren pelemahan. Berdasarkan info Bloomberg pada Senin (8/6) pukul 13.49 WIB, kurs USD/IDR tercatat berada di level Rp 18.200 per dolar AS alias melemah 164 poin (0,91 persen).
Pada Senin (8/6) pagi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka pada level Rp 18.152 per dolar AS.
Pengamat mata duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan pelemahan rupiah berpotensi menyentuh level Rp 19.000 per dolar AS pada akhir bulan ini.
"Kalau saya lihat dari kondisi saat ini level Rp 19.000 di akhir bulan ini kemungkinan bakal tercapai,” ucap Ibrahim dalam keterangannya, Senin (8/6).
Menurut Ibrahim, salah satu aspek utama nan menekan rupiah berasal dari AS. Data ketenagakerjaan AS nan lebih kuat dari perkiraan dinilai membuka kesempatan bank sentral AS mempertahankan kebijakan suku kembang tinggi lebih lama.
Sementara itu analis mata duit Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah dalam jangka pendek lebih dipengaruhi penguatan dolar AS pasca-rilis info ketenagakerjaan AS serta meningkatnya tensi geopolitik global.
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS nan menguat tajam setelah info pekerjaan AS nan lebih baik dari perkiraan,” ucap Lukman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·