Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |15:55 WIB

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (26/3/2026), naik 7 poin alias sekitar 0,04 persen ke level Rp16.904 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Teheran, di mana para pejabat dilaporkan sedang meninjau proposal nan didukung AS nan bermaksud untuk menghentikan permusuhan.
“Meskipun Iran belum secara resmi menerima rencana tersebut, mereka belum menolaknya secara langsung, sehingga menimbulkan angan nan hati-hati bakal potensi jalan menuju de-eskalasi,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Namun, ketidakpastian tetap tinggi, dengan Iran secara terbuka membantah negosiasi langsung dengan Washington dan menunjukkan bahwa perbedaan utama tetap ada. Kurangnya kejelasan telah membikin para pedagang waspada, dengan pasar minyak lesu pada hari Kamis.
Harga minyak sangat naik turun dalam beberapa minggu terakhir lantaran bentrok tersebut mengganggu aliran daya dari Teluk, wilayah nan krusial bagi pasokan minyak mentah global. Minyak mentah Brent telah melonjak di atas USD119 per barel awal bulan ini lantaran kekhawatiran bakal gangguan pasokan.
Selat Hormuz, jalur transit vital bagi sekitar seperlima pengiriman minyak global, tetap menjadi titik konsentrasi pasar, dengan ancaman apa pun terhadap pengiriman melalui jalur air tersebut kemungkinan bakal memicu lonjakan nilai lebih lanjut.
Investor juga mengawasi dengan jeli sinyal dari Washington, di mana para pejabat telah memperingatkan bakal adanya tindakan nan lebih keras jika Iran tidak terlibat secara konstruktif, nan menambah lapisan ketidakpastian lain pada prospek.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·