Rumah Sakit Pangkalan Udara AS di Jerman Kewalahan Dipenuhi Tentara Korban Rudal Iran

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |12:26 WIB

Rumah Sakit Pangkalan Udara AS di Jerman Kewalahan Dipenuhi Tentara Korban Rudal Iran

Tenta AS Tewas/AP

JAKARTA - Pusat Medis Regional Landstuhl nan terletak di sebelah akomodasi Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) terbesar di Eropa, Pangkalan Udara Ramstein, telah menghentikan sementara jasa persalinan untuk memprioritaskan merawat korban dari bentrok di Timur Tengah.  Karena kerusakan akibat serangan Iran di sejumlah pangkalan militer AS.

Melansir Military Watch Magazine, Senin (9/3/2026), Pusat medis tersebut juga dilaporkan telah melakukan seruan mendesak untuk donor darah, nan memberikan indikasi lebih lanjut tentang keadaan darurat berskala besar.

Fasilitas ini adalah satu-satunya Pusat Trauma Tingkat II AS di luar negeri, dan berfaedah sebagai pusat pemindahan dan perawatan utama bagi personil jasa nan terluka dari Eropa, Afrika, dan Timur Tengah.

Rumah sakit tersebut mengalokasikan kembali sumber daya dan ruang untuk menangani masuknya personel nan terluka, setelah sebuah memorandum nan ditandatangani oleh ketua rumah sakit menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat pada tingkat nan sangat tinggi di dalam Departemen AS.

Meskipun pejabat Iran menyatakan bahwa 500 personel AS telah tewas pada tanggal 4 Maret, hanya empat hari setelah serangan AS dan Israel menyebabkan pasukan Iran menyerang sasaran musuh di seluruh Timur Tengah, sumber-sumber AS belum mengungkapkan jumlah korban nan tinggi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com