Rossa Laporkan Akun yang Diduga Fitnah dan Cemarkan Nama Baiknya di Bareskrim

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kuasa norma dan ahli bicara manajemen Rossa Natalia Rusli dan M. Ikhsan Tualeka, saat ditemui di area Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Penyanyi Rossa mengambil langkah tegas terhadap oknum di media sosial nan diduga mencemarkan nama baiknya. Didampingi manajemen dan kuasa hukumnya, Rossa resmi melaporkan total 78 akun atas dugaan tuduhan dan pencemaran nama baik di Bareskrim Polri, Jumat (17/4).

Rossa menjelaskan, keputusan ini diambil bukan lantaran kemauan pribadinya, melainkan atas pertimbangan manajemen.

"Hari ini sebetulnya hanya memberikan persetujuan lantaran manajemen saya bermaksud untuk mengusut gitu, hal-hal nan memang akhirnya jadinya merugikan pada nama baik," ujar Rossa.

Konser Here I Am Rossa di Malaysia. Foto: Dok. Manajemen Rossa

Natalia Rusli, norma manajemen Rossa, menekankan bahwa langkah norma ini merupakan corak edukasi kepada masyarakat.

"Saya selaku kuasa norma dari manajemen Mbak Rossa, hanya mau mengedukasi kepada masyarakat Indonesia, alangkah baiknya kita gunakan media sosial itu dengan baik dan betul tanpa menjatuhkan seseorang, mem-bully seseorang. Karena nama baik dan reputasi itu tidak dibangun satu tahun, melainkan puluhan tahun," tegas Natalia Rusli.

Pihak manajemen juga mencurigai adanya aktivitas terorganisir di kembali serangan-serangan ini. Rossa menduga keterlibatan buzzer nan didanai pihak tertentu untuk menjatuhkan kredibilitasnya.

"Sampai kami berpikir kemarin, 'oh ini bukan individual, ini terorganisir'. Karena jika memakai buzzer, artinya ada orang nan mendanai dan lain sebagainya. Ada gitu sebetulnya," kata Rossa.

Kuasa norma dan ahli bicara manajemen Rossa Natalia Rusli dan M. Ikhsan Tualeka saat ditemui di area Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Ikhsan Tualeka, mewakili manajemen, menyebut laporan ini krusial agar tidak ada lagi penyalahgunaan di media sosial.

"Jadi sekalian ini krusial untuk kita, tidak ada normalisasi atas penggunaan media sosial nan tidak bertanggung jawab. Jadi sekali lagi ini bukan urusan personal, ini demi kepentingan bangsa, masa depan bangsa, bahwa siapa pun boleh bebas tapi tidak artinya melanggar kebebasan orang lain," ujar Ikhsan.

Rossa berharap, langkahnya ini bisa membikin masyarakat lebih pandai dalam menggunakan platform digital.

"Posisi Teh Oca alias Mbak Rossa dalam perihal ini berambisi bahwa dengan apa nan dilakukan ini, kita semua makin pandai dalam bermedia sosial. Gitu, penting," tutup Ikhsan Tualeka.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan