Rosan Pastikan Luke Thomas Mahony Bakal Pimpin DSI

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani berbincang dalam aktivitas Forbes CEO Global Conference di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Foto: Forbes CEO Global/HO Antara

CEO Danantara Rosan Roeslani mengarahkan Luke Thomas Mahony bakal memimpin Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), badan baru nan dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola ekspor sejumlah komoditas strategis.

“Untuk saat ini itu ada Luke Thomas. Ada Thomas, Thomas,” ujar Rosan saat ditemui di Istana Negara, Kamis (21/5).

Rosan mengatakan susunan komplit manajemen DSI belum diumumkan lantaran Danantara tetap dalam tahap penguatan tim. Danantara juga tengah menggelar pertemuan dengan sejumlah asosiasi industri untuk menyerap masukan.

Asosiasi nan bakal diajak berbincang mengenai badan ekspor ini adalah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), hingga Asosiasi Kelapa Sawit.

“Nanti, kan, kita ini dulu, tadi meeting, kelak kita dengar masukan dari semua asosiasi sore, dari Kadin, Apindo, APBI Asosiasi Sawit, Batu Bara, semua,” katanya.

Menurut Rosan, pengenalan resmi jejeran komplit DSI bakal dilakukan setelah proses finalisasi struktur organisasi rampung. Dia memastikan publik nantinya dapat memandang rekam jejak dan keahlian masing-masing personil tim.

“Kan, kita awal dalam tahap penguatan tim. Ini, kan, baru. Nanti kita bakal ditampilkan begitu full timnya kelak bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas seperti waktu Danantara,” ujarnya.

Berdasarkan info nan dilihat dari akun Linkedin, Luke Thomas Mahony merupakan seorang pelaksana pertambangan berilmu nan mempunyai rekam jejak di tambang terbuka (open cut) maupun bawah tanah (underground) pada beragam komoditas dan wilayah lintas benua.

Luke Thomas menggambarkan dirinya mempunyai keahlian komersial nan kuat, dengan skill di bagian manajemen risiko, pengelolaan operasional, perencanaan, teknik, proyek, keberlanjutan, pertimbangan investasi, serta strategi bisnis.

Sejak 9 bulan nan lampau alias sejak September 2025, dia menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia. Dia pernah bekerja sebagai Chief Strategy dan Technical Officer di perusahaan tambah PT Vale Indonesia Tbk dan sederet pengalaman di bagian tambang lainnya.

Luke Thomas merupakan alumnus University of South Wales dari mulai S1 dan S2 Teknik Pertambangan, hingga S2 Commerce bagian Keuangan.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan DSI bakal berkedudukan sebagai eksportir untuk sejumlah komoditas strategis, termasuk dalam skema tanggungjawab pasok dalam negeri alias domestic market obligation (DMO) komoditas tertentu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan