Rizky Billar Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polda Metro Jaya terkait Pencemaran Nama Baik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Rizky Billar Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polda Metro Jaya mengenai Pencemaran Nama Baik Ilustrasi(Dok Istimewa)

KUASA norma Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dilakukan pada Rabu (17/6) pukul 20.00 WIB mengenai dugaan pencemaran nama baik, tuduhan dan penyebaran buletin bohong nan menyeret nama Rizky Billar dan Asila Maisa.

Keterangan pers tersebut disampaikan Sadrakh Seskoadi di kantornya di Permata Boulevard Jakarta Barat untuk menjawab pertanyaan media sepekan terakhir. Pemicunya adalah postingan dari akun IG Law Firm Sadrakh Seskoadi mengenai rumor nan kembali menimpa kliennya sekaligus menjawab pertanyaan netizen.

"Tadi malam pukul 20.00 WIB, pengguna kami Rizky Billar telah melakukan upaya norma dengan melaporkan beberapa akun sosial media. Laporan tersebut bermaksud untuk melaporkan akun-akun nan telah melakukan tindakan pencemaran nama baik, tuduhan dan penyebaran buletin bohong," ungkap Sadrakh Seskoadi dalam keterangan persnya pada Kamis (18/6).

Sadrakh Seskoadi menegaskan laporan ini bukan hanya untuk melindungi nama baik Rizky Billar dan keluarga, namun juga untuk melindungi nama baik Asila Maisa, putri Ramzi nan juga ikut terseret dalam konten nan beredar.

"Dengan adanya postingan nan menyebut Rizky Billar berselingkuh, mempunyai anak dan berupaya menceraikan Lesti Kejora lantaran hubungan dengan Asila Maisa, keterangan pers ini kami gelar juga untuk menjaga harkat dan martabat Asila Maisa. Bagaimanapun Asila Maisa mempunyai kehidupan pribadi, pertemanan dan pekerjaan profesional. Pemberitaan tidak betul ini jelas merugikan client kami," jelas Sadrakh Seskoadi menambahkan.

Kasus ini direncanakan bakal ditangani oleh Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Dari bukti awal, interogator menduga pelaku mencari untung dari pemberitaan tersebut. Sadrakh Seskoadi juga menyebut terdapat oknum media nan ikut menunggangi rumor ini.

"Sudah teridentifikasi beberapa oknum rekan media nan menyebarkan materi hasil aplikasi AI untuk kepentingan dan pendapatan pribadi," ungkapnya.

Ke depan, Rizky Billar, family dan para saksi bakal dipanggil untuk dimintai keterangan. Sadrakh Seskoadi menghimbau para pelaku segera menghentikan perbuatannya.

"Kami berambisi para pelaku pencemaran nama baik, tuduhan dan penyebaran buletin bohong segera menyerahkan diri. Pasal nan kami siapkan berlapis dan ancamannya cukup berat. Semoga ini jadi pelajaran agar tidak ada korban lagi," tutup Sadrakh Seskoadi. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia