PEBASKET Dewa United Banten, Rio Disi.(Dok. IBL)
PEBASKET Dewa United Banten, Rio Disi, resmi mencetak sejarah baru di kejuaraan bola basket kasta tertinggi tanah air. Rio dinobatkan sebagai peraih penghargaan Sixth Man of The Year IBL 2026, menjadikannya pemain pertama nan bisa memenangi gelar tersebut sebanyak tiga kali sepanjang pekerjaan profesionalnya.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan pencapaian luar biasa ini. "Berdasarkan info kami, dia (Rio Disi) sudah tiga kali meraih gelar itu," ujar Junas saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (23/5).
Rekam Jejak Sang Spesialis Bangku Cadangan
Gelar musim 2026 ini merupakan keberhasilan Rio dalam mempertahankan predikat nan sama pada musim 2025. Sementara itu, gelar pertama dia raih pada jenis 2022 saat tetap berseragam West Bandits (kini Kesatria Bengawan Solo).
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan peran vital Rio sebagai pemain pelapis nan bisa memberikan akibat instan bagi tim dari bangku persediaan (bench). Sepanjang musim reguler IBL 2026, Rio tampil dalam 20 pertandingan dan tercatat hanya satu kali turun sebagai starter.
Produktivitas Rio musim ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan musim 2025, di mana saat itu dia membukukan rata-rata 5,8 ppg, 1,3 rpg, dan 1,9 apg.
Hasil Voting IBL Awards 2026
Dalam persaingan memperebutkan gelar pemain persediaan terbaik musim ini, Rio Disi sukses mengungguli bintang Pelita Jaya Jakarta, Andakara Prastawa Dhyaksa. Rio mengumpulkan total 172 poin, hasil dari 11 bunyi ranking pertama dan tujuh bunyi ranking kedua.
Penghargaan Sixth Man of The Year diberikan kepada pemain nan lebih banyak memulai pertandingan dari bangku persediaan namun bisa memberikan kontribusi besar bagi tim. Sistem voting melibatkan 21 pemilih nan terdiri dari pembimbing kepala, analis basket, dan perwakilan media, dengan berat poin 10 untuk ranking pertama hingga 1 poin untuk ranking kelima. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·