Jakarta, CNN Indonesia --
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan bahwa dia sudah melapor ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk kepergiannya berobat ke luar negeri. Ia menyebut, selama ini komunikasi dengan Pemprovsu belum melangkah secara optimal.
"Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut," kata Rico menjawab wartawan lewat sambungan seluler, Minggu (17/5).
Rico menegaskan, perjalanannya ke luar negeri itu tidak menggunakan biaya APBD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, saya tidak menggunakan APBD dalam perjalanan ini, dan murni menggunakan biaya pribadi," katanya.
Ia menjelaskan, selain untuk berobat, kepergian ke luar negeri itu juga bermaksud mengambil obat-obatan nan sudah lenyap dikonsumsi.
"Jadi, saya berangkat ke luar negeri unik untuk berobat sekaligus mengambil obat nan sudah lenyap saya konsumsi. Saya minta maaf dalam perihal ini," ujarnya.
Politisi muda Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menambahkan, selama menjalani pengobatan selalu memonitor ibu kota Provinsi Sumatera Utara lewat para ketua perangkat daerah. Khususnya kepada camat, lurah, serta Kepling untuk terus memantau wilayah masing-masing.
"Selama berobat setiap waktu saya juga memonitor Kota Medan, dan meminta kepada para ketua OPD terus berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai perkembangan Kota Medan nan kita cintai bersama," ujarnya.
Rico Waas mengatakan, Pemerintah Kota Medan mendukung semua program strategis nasional nan ada di Kota Medan.
"Kami menyadari bahwa dibutuhkan sinergitas dan koordinasi nan kuat antara pemerintah wilayah dan pemerintah pusat, untuk menyejahterakan masyarakat kita," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution sempat menyoroti kepergian Rico ke luar negeri pada Sabtu (16/5). Pada peresmian Koperasi Merah Putih di Kecamatan Medan Tuntungan, Bobby menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto menyatakan melarang kepala wilayah berjalan ke luar negeri tanpa izin, meski di tanggal merah.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·