
RI Temukan Cadangan Gas Jumbo 5 Triliun Kaki Kubik di Kalimantan (Foto: Bahlil/Setpres)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan temuan baru persediaan gas di sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur dengan kapabilitas 5 triliun kaki kubik (Tcf) serta 300 juta barel kondensat.
Temuan ini berada di Wilayah Kerja (WK) Ganal nan dioperasikan Eni dengan porsi kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.
Bahlil mengatakan, temuan ini menjadi sinyal positif bagi upaya memperkuat pasokan daya dalam negeri di tengah kebutuhan nan terus meningkat. Eksplorasi nan melibatkan perusahaan daya asal Italia, ENI, menegaskan bahwa potensi migas Indonesia tetap sangat besar, khususnya di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, nan terus menunjukkan prospek menjanjikan.
Bahlil menyampaikan apresiasi terhadap ENI atas keberhasilan penemuan tersebut, dan memberikan bukti bahwa Indonesia tetap mempunyai kesempatan besar untuk mengoptimalkan potensi migas sebagai penopang ketahanan daya nasional dan upaya untuk swasembada energi.
"Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini mereka juga bakal melakukan penyembangan untuk melakukan eksplorasi dari beberapa wilayah lain selain daripada wilayah Kalimantan Timur," kata Bahlil dalam konvensi pers di Jakarta, Senin (20/4/2026).
"Ini (penemuan) giant. Selain daripada gas, kita juga menemukan kelak di 2028, kita produksi kondensat itu kurang lebih sekitar 90 ribu barel. Dan di 2029-2030 itu bisa tambah lagi menjadi 150 ribu barel hari (dari Wilayah Kerja nan dikelola ENI)," jelasnya.
Bahlil optimistis, seiring dengan meningkatnya produksi ENI, sejalan dengan strategi pemerintah untuk bisa memenuhi kebutuhan gas dari dalam negeri, dan peningkatan produksi kondensat juga bakal mengurangi impor minyak.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·