RI Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak Nyaris 1 Juta Barel

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |14:37 WIB

 RI Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak Nyaris 1 Juta Barel

RI Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak Nyaris 1 Juta Barel (Foto: Freepik)

JAKARTA - Potensi ladang minyak dan gas (migas) dengan total nilai ekonomi sebesar Rp2,5 triliun ditemukan di area transmigrasi nan terletak di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. SKK Migas nan diberi restu pemanfaatan di atas tanah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi oleh Kementrans bakal memulai proses pengeboran pada Juni 2026.

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan, temuan potensi migas berasal dari 13 ladang migas nan merupakan hasil pengembangan dari eksplorasi oleh Pertamina. Potensi sumber daya ini digadang-gadang bakal berakibat pada pemenuhan daya nasional, selain menciptakan pengaruh rambatan bagi para transmigran.

Iftitah menganalogikan sumber migas ini bak menjadi gula, dan para transmigran sebagai semut. Jika biasanya, para transmigran dipersepsikan bertransmigrasi dari satu tempat padat ke tempat lengang tanpa kepastian secara ekonomi, sekarang sumber daya alam di wilayah pindahan bisa menjadi ceruk ekonomi untuk memperkuat hidup.

"Hari ini pendekatannya di balik, tidak lagi memindahkan semut, tetapi gimana Kementerian Transmigrasi mencetak gula sehingga semutnya itu bisa datang secara alamiah. Apa nan dimaksud dengan gula hari ini, itu adalah pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nan baru. Salah satunya, salah satu gulanya itu adalah sektor strategis seperti minyak dan gas, seperti nan sudah ada di area transmigrasi Samboja," kata Iftitah dalam bertemu pers di instansi Kementrans, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Iftitah menitiberatkan optimismenya hasil eksplorasi sumber migas baru ini bakal berkontribusi bagi perekonomian nasional. Mulai dari masuknya investasi hingga pembuatan lapangan kerja. Sehingga, pemerintah bakal menyiapkan prasarana penunjang dasar industri seperti akses jalan dan jembatan.

"Multiplier effect-nya juga bakal tumbuh. tadi juga sudah disampaikan dari SKK Migas. Jika ada masyarakat lokal nan kelak lulusan SMK alias misalkan STM nan memang bisa berpotensi untuk diterima bekerja di sana, bakal kami latih juga agar bisa bekerja di sana," kata Iftitah.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com