RI Punya Lab Uji Radioaktif Produk Perikanan, Pertama di Asia Tenggara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Indonesia sekarang mempunyai laboratorium (Lab) uji kontaminasi radioaktif produk perikanan, nan berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur. Kelautan dan Perikanan (KKP). Laboratorium tersebut di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan alias Badan Mutu KKP, Ishartini, mengatakan Lab Balai Uji Standar Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan alias BUSPM milik KKP ini telah terakreditasi ISO 17025.

"Selain itu juga mendapatkan persetujuan BAPETEN selaku Nuclear Supervision Authority, serta memperoleh approval US FDA untuk melakukan uji beberapa parameter radioaktif termasuk Cs-137," ujar Ishartini, dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan lab pengetes kontaminasi Cs-137 pada produk perikanan ini memang secara unik dibangun oleh KKP untuk mendukung daya saing dan keberterimaan produk perikanan terutama udang ke beragam negara utamanya Amerika Serikat (AS).

Bahkan lab BUSPM ini menjadi satu-satunya di Indonesia dan nan pertama di Asia Tenggara.

"Lab BUSPM bisa menguji parameter mutu dan keamanan pangan baik bakteri, virus, kimia, logam berat, residu dan sekarang ditambah parameter radionuklida pangan asal ikan. Hasil uji lab bisa dipakai mengurus SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan-red) sebagai persyaratan ekspor di beberapa negara bersyarat bebas radioaktif misalnya Amerika Serikat," tambah Ishartini.

Sejak 31 Oktober 2025 sampai 11 Juni 2026, KKP telah sukses mengawal ekspor udang ke AS sebanyak 4.072 kontainer. Adapun rinciannya, sebanyak 3.370 kontainer telah masuk pasar AS dengan volume 51.607 ton senilai Rp 8,78 Triliun.

(rea/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance