
RI Kejar Target PLTS 100 GWp dalam 3 Tahun, Caranya? (Foto: Freepik)
JAKARTA - Indonesia mempunyai pekerjaan besar untuk mengejar sasaran pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun. Hingga pertengahan 2026, kapabilitas PLTS terpasang nasional baru mencapai sekitar 1,5 gigawatt (GW).
Kesenjangan antara sasaran dan kapabilitas terpasang tersebut menuntut percepatan pembangunan proyek, kepastian regulasi, serta support pembiayaan dan investasi. Di sisi lain, pemahaman publik mengenai daya surya juga dinilai krusial untuk mendukung penyelenggaraan program di beragam daerah.
"100 GWp adalah ambisi sekaligus mandat kerja. Agar ambisi ini menjadi aksi, pemerintah, pelaku industri, dan publik perlu bergerak berbareng untuk memahami dan mengawal setiap prosesnya," kata Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Mada Ayu Habsari di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, sasaran 100 GWp bukan hanya ambisi pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan beragam pemangku kepentingan, termasuk media.
"Kami mau pemberitaan daya surya menghadirkan cerita nan lebih utuh dari nomor target, ialah faedah nyata nan dirasakan masyarakat, mulai dari listrik nan lebih andal, terbukanya lapangan kerja hijau, hingga tumbuhnya ekonomi lokal,” ujarnya.
Dari Perencanaan hingga Pembiayaan
Dari sisi teknis, Manager Pengendalian Aneka Energi Baru dan Terbarukan PT PLN (Persero) Joko Purnomo memaparkan peran PLTS sebagai salah satu tumpuan penambahan pembangkit daya terbarukan dalam RUPTL 2025-2034.
Dia juga mengulas karakter jenis instalasi PLTS, mulai dari PLTS atap, ground-mounted, hingga terapung, beserta skala penerapannya di sektor utilitas, komersial dan industri, serta rumah tangga, termasuk skema Independent Power Producer (IPP) nan memungkinkan developer swasta membangun PLTS dan menjual listriknya kepada PLN.
Joko menjelaskan bahwa sebuah proyek PLTS melewati banyak tahapan dan melibatkan banyak pihak.
“Keberhasilan program kelistrikan sangat memerlukan support publik. Melalui aktivitas seperti ini, kami berambisi dapat membangun pemahaman dan sinergi berbareng dalam rangka mendukung pengembangan PLTS di Indonesia agar dapat terus tumbuh guna meningkatkan ketahanan daya listrik bagi masyarakat” ujar Joko.
22 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·