RI Garap Proyek Panas Bumi Sekincau, Masuk Tahap Perencanaan dan Pengeboran

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |15:29 WIB

RI Garap Proyek Panas Bumi Sekincau, Masuk Tahap Perencanaan dan Pengeboran

Panas Bumi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perusahaan teknologi daya global, SLB dan Star Energy Geothermal memperluas pengembangan panas bumi di Indonesia melalui kesepakatan perencanaan proyek dan jasa pengeboran terintegrasi untuk proyek Sekincau. Kerja sama ini menargetkan penguatan kreasi lapangan, pemetaan bawah permukaan, serta pertimbangan potensi baru termasuk di Amerika Utara, guna meningkatkan efisiensi, menekan akibat proyek, dan mempercepat realisasi panas bumi sebagai sumber daya andal dan rendah emisi.

SLB dan Star Energy Geothermal nan merupakan anak perusahaan dari Barito Renewables (BREN) mengumumkan penandatanganan sejumlah perjanjian dan kerangka kerja kerjasama untuk mendukung proyek pengembangan panas bumi serta penerapan teknologi masa depan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
 
Kolaborasi ini mencakup kreasi dan perencanaan lapangan untuk pengembangan proyek panas bumi Sekincau di Indonesia, termasuk kerangka kerja untuk melakukan identifikasi, evaluasi, dan merencanakan kesempatan panas bumi di masa depan, termasuk di Amerika Utara, serta menyediakan jasa pengeboran nan terintegrasi secara penuh untuk fase pengembangan proyek Sekincau.
 
Star Energy Geothermal merupakan developer dan operator panas bumi terkemuka di Indonesia, nan berilmu dalam pengembangan dan pengoperasian sumber daya panas bumi. Kerja sama ini merupakan fase baru dalam hubungan antara SLB dan Star Energy Geothermal, nan dibentuk melalui kerjasama teknologi nan sudah melangkah sebelumnya. Kemitraan ini dilakukan untuk perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan, dalam perihal ini teknologi dan skill teknis SLB nan diterapkan untuk meningkatkan keahlian di seluruh fase proyek.
 
“Indonesia mempunyai potensi di masa depan sebagai sumber daya panas bumi secara global, dan kami memandang kesempatan untuk mengubah potensi ini menjadi akibat nyata,” kata Presiden Direktur  Barito Renewables Energy Tbk dan CEO Grup Star Energy Geothermal, Hendra Tan, Jumat (20/6/2026).

“Kolaborasi ini menandai langkah krusial dalam membangun skill nan berpusat di Indonesia dan dapat diperluas ke tingkat internasional. Hal ini bakal memposisikan panas bumi sebagai pilar transisi daya Indonesia, dan sebagai solusi nan dapat diterapkan secara dunia untuk mempercepat pengurangan emisi, meningkatkan ketahanan energi, serta menciptakan nilai berkepanjangan di beragam benua melalui kerjasama antara kapabilitas operasional Star Energy Geothermal nan telah teruji dengan kelebihan eksekusi dan pemetaan bawah permukaan dunia milik SLB," ujarnya. 

Dengan kesepakatan tersebut, SLB berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi pengembangan, mengurangi akibat pemetaan bawah permukaan dan penyelenggaraan proyek, serta mendukung penyelesaian proyek panas bumi nan layak secara teknis dan komersial. Kemampuan ini sangat krusial untuk mengembangkan panas bumi sebagai sumber daya nan andal dan stabil.
 
“Peningkatan skala proyek panas bumi memerlukan teknologi canggih, skill teknis nan mendalam, dan kepatuhan keahlian operasional, melalui integrasi di seluruh fase proyek,” kata Direktur Pelaksana SLB Indonesia, Nurzhan Ongaltayev. 

“Kolaborasi baru ini menerapkan skill SLB di bagian konsultasi pemetaan bawah permukaan dan pengalaman eksekusi dunia untuk mendukung pengembangan panas bumi berbareng operator berpengalaman, mulai dari penyelenggaraan proyek di Indonesia hingga kesempatan di mancanegara,” ujarnya. 
 

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com