RI Dapat Kepastian Pasokan Minyak Mentah dari Rusia, Berapa Banyak?

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan bahwa pemerintah sudah mengamankan pasokan minyak mentah dari Rusia. Hal ini diungkapkan Bahlil usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Seperti diketahui, Bahlil telah melakukan pertemuan tatap muka berbareng Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev pada Selasa (15/4/2026) lalu. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya.

Tak hanya mendapatkan pasokan minyak mentah, dari hasil pertemuan itu menurutnya Indonesia juga mendapatkan komitmen dari pihak Rusia untuk membangun prasarana di Indonesia untuk meningkatkan ketahanan energi.

"Alhamdulillah kemarin atas pengarahan Bapak Presiden sudah saya berjumpa dengan Menteri Energi dan Utusan Khusus daripada Presiden Putin dan kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita bakal mendapat pasokan crude dari Rusia dan juga dari pihak Rusia bakal siap membangun beberapa prasarana nan krusial dalam rangka meningkatkan persediaan dan ketahanan daya nasional kita," kata Bahlil, usai rapat di Istana, Kamis (16/4/2026).

Namun sayangnya Bahlil belum membeberkan berapa banyak pasokan minyak mentah nan diperoleh dari Rusia. Ia hanya bilang, pihaknya juga terus melakukan komunikasi intensif mengenai dengan pasokan LPG untuk Indonesia dari Rusia. Seperti diketahui, Indonesia mengimpor LPG sekitar 7 juta ton setiap tahun.

"Selain itu, kita juga melakukan komunikasi mengenai dengan LPG. Kita tahu bahwa LPG kita kurang lebih sekitar 7 juta ton setiap tahun kita impor dan sekarang kita lakukan diversifikasi dan insya Allah kita juga bakal mendapat support, tetapi nan ini tetap butuh perjuangan tetap butuh komunikasi dua alias tiga tahap, tapi jika crude-nya saya pikir udah udah nyaris final," katanya.

Hanya saja, Bahlil belum mau membeberkan berapa volume minyak mentah nan bakal diimpor dari Rusia. Karena ada kesepakatan nan melarang untuk membicarakan besaran nan diimpor.

Tapi Bahlil menegaskan, pasokan minyak mentah Indonesia hingga Desember mendatang sudah dipastikan aman.

"Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember insya Allah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang kita," tuturnya.

(pgr/pgr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News