Tujuh Kelana – Satu pusaka, dua jiwa, tujuh bagian kunci, dan sembilan klan kesatria. Seluruhnya terikat dalam lingkaran kekuatan kekal nan dijaga oleh fragmen-fragmen nan tersebar di beragam penjuru.
Setelah diyakini lenyap selama lebih dari tujuh abad, satu per satu kepingan mulai bangkit dan menanti untuk disatukan kembali. Para kesatria pun menghunus senjata, bersiap memburu, bertarung, dan mempertaruhkan segalanya demi kekuatan tersebut.
Tujuh Kelana merupakan novel perdana karya Nellaneva nan terbit setelah karya-karyanya nan lain lantaran beragam alasan. Jika Dharitri dan Palagan Nusantara lebih menonjolkan unsur fiksi ilmiah dengan latar Indonesia; maka Tujuh Kelana datang sebagai kisah khayalan murni nan membawa pembaca menjelajahi beragam negara dengan bumi dan petualangan nan lebih luas.
Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dengan ketebalan 356 halaman, novel ini menawarkan kisah khayalan nan penuh misteri dan petualangan. Karya nan telah dibaca lebih dari 860 ribu kali di Wattpad ini juga berhasil meraih penghargaan Wattys Awards pada 2016 lalu.
Berikut sinopsis serta ulasan mengenai kelebihan dan kekurangannya nan telah Gramin rangkum untuk Grameds. Jangan sampai melewatkan info menariknya ya!
Profil Nellaneva – Penulis Novel Tujuh Kelana
Bagi Nellaneva, menulis adalah langkah untuk menenangkan dan mengekspresikan diri. Di sela-sela kesibukan nya, dia selalu berupaya menuangkan beragam khayalan nan memenuhi pikirannya ke dalam rangkaian kata sebelum kesempatan itu berlalu.
Bagi pembaca nan mau menjelajahi karya-karyanya di aliran khayalan dan fiksi ilmiah, urutan referensi nan direkomendasikan adalah Tujuh Kelana, Dharitri, Palagan Nusantara, dan Alamanda. Informasi serta aktivitas kepenulisannya dapat diikuti melalui akun IG @nellaneva.books maupun laman Wattpad miliknya.
Sinopsis Novel Tujuh Kelana


“Permata itu adalah kunci dari sebuah gerbang nan telah dijaga oleh kaumku selama ratusan tahun. Sepanjang nan saya ketahui, tidak pernah ada cerita tentang bagian kunci nan menyala saat disentuh alias menimbulkan rasa sakit. Pasti ada sesuatu nan selama ini belum kami pahami,” ujar Alto sembari duduk di atas karpet dan memegangi kepalanya.
“Faktanya, bagian kunci itu bereaksi saat berada di tanganmu. Kamu juga mengetahui letak fragmen-fragmen lainnya. Jadi, sekali lagi saya bertanya, siapa sebenarnya dirimu?” Namun, saya sendiri tidak mempunyai jawaban atas pertanyaan itu.
Semua bermulai ketika saya membersihkan penyimpanan rumah dan tanpa sengaja menemukan sebuah permata merah nan tersimpan rapi di dalam kotak beledu. Setiap kali kusentuh, permata itu memancarkan sinar terang nan membuatku kebingungan sekaligus ketakutan. Sejak penemuan itu, hidupku mulai berubah.
Aku kemudian berjumpa dengan Alto Rialtiorre, seorang laki-laki misterius nan selalu mengenakan topeng hitam. Ia berupaya merebut permata merah tersebut dariku, tetapi saya menolak. Bagaimanapun juga, barang itu adalah peninggalan berbobot dari kakekku dan tidak mungkin kuberikan begitu saja.
Keanehan demi keanehan terus terjadi. Dalam mimpiku, berulang kali muncul seorang wanita berbulu pirang berjubah merah nan mengatakan bahwa saya dan dirinya adalah satu. Ia juga menyebut bahwa saya kudu berasosiasi dengan Kaum Pelindung untuk menghadapi Para Pengkhianat. Sejak saat itu, kehidupan Zarra Mediana berubah sepenuhnya. Bersama permata merah nan sekarang berada di tangannya, dia terseret ke dalam misteri besar nan bakal menentukan nasib banyak pihak.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Tujuh Kelana
Pros & Cons
Pros
- Penuh misteri.
- Penokohan dan chemistry nan memikat.
- Narasi dan perspektif pandang jelas.
- Pembangunan bumi nan epik dan rapi.
- Visual nan menarik dan style bahasa mudah dipahami.
Cons
- Gaya bahasa sedikit kaku.
Kelebihan Novel Tujuh Kelana
Novel Tujuh Kelana karya Nellaneva merupakan novel fiksi nan menyajikan misteri penuh teka-teki dan aksi, membawa pembaca ikut dalam perjalanan asik nan penuh dengan tantangan.
- Penuh misteri
Tujuh Kelana menghadirkan kisah khayalan nan dipenuhi teka-teki, rahasia, dan bentrok nan membikin rasa penasaran terus terjaga.
Melalui perjalanan Zarra, pembaca diajak menelusuri beragam misteri nan berangkaian dengan mimpi-mimpi aneh, bagian kunci, serta sosok-sosok misterius nan datang dalam hidupnya.
Perpaduan unsur petualangan, aksi, dan khayalan membikin cerita terasa seru sekaligus menegangkan dari awal hingga akhir.
- Penokohan dan chemistry yang memikat
Salah satu daya tarik utama novel ini terletak pada para karakternya nan mempunyai kepribadian unik dan mudah diingat. Hubungan antar tokoh dibangun dengan baik sehingga hubungan mereka terasa hidup dan alami.
Unsur romansa nan disisipkan pun datang dalam porsi nan tepat, tidak berlebihan, tetapi cukup untuk memperkuat kedekatan emosional antar karakter.
- Narasi dan perspektif pandang jelas
Novel ini menggunakan perspektif pandang orang pertama nan memungkinkan pembaca memahami pikiran dan emosi tokoh utama secara lebih mendalam.
Alurnya tersusun rapi dan mengalir dengan nyaman sehingga cerita terasa ringan untuk diikuti.
Sementara itu, bagian prolog disampaikan melalui perspektif pandang orang ketiga nan membantu memberikan gambaran awal mengenai bumi dan bentrok nan bakal berkembang.
- Pembangunan bumi nan epik dan rapi
Dunia khayalan nan dibangun dalam Tujuh Kelana terasa luas, hidup, dan mempunyai fondasi nan kuat. Unsur fantasi, petualangan, serta tindakan berpadu secara seimbang sehingga menciptakan pengalaman membaca nan imersif. Setiap komponen dunia, mulai dari klan, pusaka, hingga sistem bentrok nan ada, disusun dengan rapi dan mendukung jalannya cerita secara keseluruhan.
- Visual nan menarik dan style bahasa mudah dipahami
Dari segi tampilan, novel ini mempunyai kreasi nan bisa menarik perhatian pembaca sejak pandangan pertama. Selain itu, style penulisan Nellaneva terasa ringan, lugas, dan mudah dipahami oleh beragam kalangan pembaca.
Penyampaian cerita nan tidak bertele-tele membikin pembaca dapat menikmati setiap peristiwa tanpa merasa terbebani oleh penjelasan nan berlebihan.
Kekurangan Novel Tujuh Kelana
Meskipun novel Tujuh Kelana karya Nellaneva menawarkan banyak kelebihan, kitab ini tetap tidak luput dari kekurangan nan bisa menjadi masukan bagi penulis.
- Gaya bahasa sedikit kaku
Meskipun secara keseluruhan novel ini nyaman dibaca, beberapa bagian pada awal cerita mungkin memberikan kesan bahwa style bahasanya sedikit kaku. Pemilihan kalimat di sejumlah segmen apalagi dapat mengingatkan pembaca pada style penulisan novel terjemahan.
Namun, seiring berjalannya cerita, narasi menjadi lebih mengalir sehingga kekurangan tersebut tidak terlalu mengganggu pengalaman membaca secara keseluruhan.
Penjelasan Unsur Fantasi dalam Tujuh Kelana
Fantasi merupakan aliran sastra nan menghadirkan cerita rekaan dengan unsur-unsur nan melampaui pemisah realitas. Dalam aliran ini, penulis dapat menciptakan dunia, aturan, makhluk, hingga kekuatan nan tidak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, kisah khayalan tidak hanya berfaedah sebagai intermezo semata. Di kembali petualangan dan keajaiban nan ditawarkan, aliran ini sering kali menjadi media untuk menyampaikan beragam nilai kehidupan, seperti keberanian, persahabatan, pengorbanan, keadilan, dan pencarian jati diri.
Sebagai salah satu aliran nan kaya imajinasi, cerita khayalan mempunyai sejumlah karakter unik nan membedakannya dari karya fiksi lainnya.
- Ide Cerita Terbuka
Dalam cerita fantasi, penulis mempunyai kebebasan untuk mengembangkan pendapat tanpa dibatasi oleh norma alam maupun logika bumi nyata. Kebebasan ini memungkinkan terciptanya konflik, dunia, dan sistem kekuatan nan unik.
- Keajaiban dan Misteri
Cerita khayalan umumnya dipenuhi oleh beragam kejadian supranatural, sihir, barang ajaib, maupun rahasia antik nan tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Unsur inilah nan sering menjadi daya tarik utama bagi pembaca.
- Latar Menembus Ruang dan Waktu
Genre khayalan kerap menghadirkan bumi alternatif, dimensi tersembunyi, alias perjalanan lintas waktu nan tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata. Latar semacam ini memperluas ruang eksplorasi cerita dan memperkaya pengalaman membaca.
- Karakter Unik (Sakti)
Karakter dalam cerita khayalan seringkali mempunyai kekuatan khusus, keahlian magis, alias berasal dari ras dan makhluk nan tidak ditemukan di bumi nyata. Keunikan tokoh menjadi salah satu komponen krusial dalam membangun daya tarik cerita.
- Fiktif dan Imajinatif
Walaupun terkadang menggunakan letak nan nyata sebagai latar, inti cerita khayalan tetap dibangun dari unsur rekaan dan khayalan nan tidak pernah betul-betul terjadi.
- Gaya Bahasa Ekspresif
Untuk mendukung suasana magis dan petualangan, karya khayalan biasanya menggunakan bahasa nan ekspresif sehingga pembaca dapat merasakan emosi, ketegangan, dan keajaiban nan dialami para tokohnya.
Novel Tujuh Kelana karya Nellaneva memenuhi nyaris seluruh karakter utama aliran ini, Secara khusus, novel ini dapat dikategorikan sebagai khayalan irisan lantaran memadukan bumi nyata dengan elemen-elemen khayalan nan kompleks. Berikut beberapa unsur khayalan nan tampak dalam novel ini.
- Jenis Fantasi Irisan (Campuran Realitas dan Imajinasi)
- Penerapan: Cerita berpusat pada Zarra Mediana, seorang mahasiswi berumur 19 tahun nan hidup di Indonesia dan menjalani kehidupan nan tampak normal pada awal kisah.
- Ciri Fantasi: Novel ini disebut sebagai khayalan irisan lantaran latar bumi nyata tetap dipertahankan, mulai dari negara hingga letak nan familiar bagi pembaca. Namun, realitas tersebut kemudian berpadu dengan keberadaan pulau misterius, peninggalan kuno, serta dimensi rahasia nan hanya ada dalam bumi fantasi.
- Memiliki Keajaiban dan Kekuatan Supranatural
- Penerapan: Cerita menghadirkan tujuh bagian kunci berupa permata berwarna-warni nan menyimpan kekuatan luar biasa.
- Ciri Fantasi: Permata merah nan ditemukan Zarra bisa memancarkan cahaya, menimbulkan reaksi magis, serta berangkaian dengan gerbang antik nan menyimpan kekuatan besar. Kehadiran benda-benda ajaib semacam ini menjadi salah satu fondasi utama unsur khayalan dalam novel.
- Karakter Unik dan Memiliki Kemampuan Khusus
- Penerapan: Selain karakter manusia biasa, cerita juga memperkenalkan kelompok-kelompok antik nan mempunyai keahlian di luar pemisah manusia normal.
- Ciri Fantasi: Kaum Pelindung dan Kaum Pengkhianat menjadi bagian krusial dalam bentrok cerita. Tokoh-tokoh seperti Alto Rialtiorre, Ares, dan Grenn mempunyai keahlian berkompetisi nan luar biasa, usia nan sangat panjang, serta karakter bentuk nan berbeda dari manusia pada umumnya. Kehadiran sembilan klan kesatria juga memperkaya struktur bumi khayalan nan dibangun penulis.
- Latar Menembus Ruang, Waktu, dan Dimensi Mimpi
- Penerapan: Perjalanan Zarra tidak hanya berjalan di bumi nyata, tetapi juga melalui mimpi dan penglihatan nan terus menghantuinya.
- Ciri Fantasi: Melalui alam bawah sadar, tokoh utama memperoleh petunjuk, pesan tersembunyi, hingga berinteraksi dengan sosok-sosok nan mempunyai keterkaitan dengan masa lampau dan takdirnya. Penggunaan dimensi mimpi menjadi komponen khayalan nan memperkuat nuansa misterius dalam cerita.
- Ide Cerita Terbuka dan Tema Pertempuran Abadi
- Penerapan: Alur utama novel berfokus pada perebutan pusaka antik nan telah lenyap selama berabad-abad.
- Ciri Fantasi: Konflik mengenai pengumpulan fragmen-fragmen kunci untuk mencegah jatuhnya kekuatan besar ke tangan pihak nan salah merupakan konsep nan sepenuhnya lahir dari imajinasi. Tema pertarungan antara penjaga dan pengkhianat ini menjadi motor penggerak petualangan nan berjalan sepanjang cerita.
Penutup
Melalui Tujuh Kelana, Nellaneva berhasil merangkai sebuah petualangan khayalan nan kaya bakal misteri, sejarah, dan bentrok nan saling terhubung. Setiap bagian rahasia nan terungkap justru membuka pertanyaan baru, membikin pembaca terus terdorong untuk menelusuri laman demi halaman.
Di kembali aksi, pertarungan, dan pencarian pusaka kuno, tersimpan kisah para tokoh dengan masa lalu, tujuan, dan rahasia nan tidak selalu mudah ditebak. Ketika satu misteri akhirnya menemukan jawabannya, misteri lain telah menunggu untuk dipecahkan. Inilah nan membikin Tujuh Kelana tidak hanya menghadirkan petualangan nan epik, tetapi juga meninggalkan rasa penasaran nan terus membekas apalagi setelah cerita berakhir.
Gimana, Grameds? Sudah siapakah Anda berpetualang berbareng Zarra? Novel Tujuh Kelana karya Nellaneva ini bisa Anda dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Untuk mendukung Anda #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
Ranah Pusaka (New Version)


“Ada barang nan kucari. Barang berharga. Sebuah pusaka. Sangat penting, tapi belum ketemu sampai sekarang. Aku mau kalian bantu saya menemukannya,” ungkap Arka, si pemilik kosan. Di bumi nan memaksa semua orang untuk serupa, nan Kali, Badran, dan Ilyas inginkan hanya bebas. Menggagas. Mengganas. Kemudian, lepas. Namun, permintaan Arka untuk mencari pusaka di dalam rumah indekosnya membikin mereka bertiga tidak bisa ‘bebas’ begitu saja. Demi iming-iming sewa kosan gratis, mereka pun bekerja sama untuk memecahkan teka-teki rangkaian pusaka nan tersembunyi di dalam rumah indekos sekaligus—secara tak terduga—menguak rahasia terbesar satu sama lain.
Ini hanya kisah pemberontakan lainnya; melibatkan pencarian pusaka, tamu-tamu misterius, penelusuran masa silam, dan semuanya bermulai dari sepetak rumah indekos di ujung jalan.
Resilience (2025)


Masalah terbesarku:
Terlalu sinis dan skeptis
Sulit bergaul
Tidak punya teman
Apa boleh buat, saya tidak tahan dengan kebanyakan siswa sekolah menengah atas era sekarang. nan keluar dari mulut mereka biasanya hanya ucapan-ucapan dangkal mengenai tren fesyen terkini, gawai termuktahir, kisah cinta menjijikan, serta sinetron-sinetron tak berfaedah.
Saat ini, pada usiaku nan keenam belas, saya santai-santai saja dengan kondisiku nan tak berkawan. Namun… jika empat puluhan tahun kemudian saya tetap begini, sungguh gawat.
Alamanda (dan Sihir nan Berujung Salah)


Alamanda Garthran, sang penyihir abadi, menidurkan dirinya dengan sihir Tidur Panjang selama dua ratus tiga puluh tiga tahun. Kini, setelah terbangun, dia berkeinginan untuk menemukan Dave (atau sosok reinkarnasi Dave) dan menyelesaikan kesalahpahaman di masa lalu.
Tak dinyana, dia kudu menyisihkan waktu untuk mengajari sihir kepada Rasmus, bocah mini nan mengaku-ngaku sebagai keturunannya. Sebagai timbal balik, Alamanda juga meminta Rasmus untuk mengajarinya beradaptasi dengan ‘sihir era modern’: televisi, ponsel, dan teknologi lain nan belum pernah dia temui dua ratus tahun silam.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·