Give Yourself Some Space – Grameds, pernah nggak sih Anda merasa hubungan nan terlalu dekat justru bikin sesak? Seolah niatnya mau saling memahami, tapi tanpa sadar nan terjadi malah saling melukai satu sama lain.
Buku Give Yourself Some Space karya Hisako Yukawa membujuk pembaca merenungkan pentingnya menjaga jarak dalam relasi agar kita tidak mudah terluka. Fokus utamanya membahas hubungan dengan pasangan, relasi orang tua dan anak, serta hubungan dengan orang lain nan kerap terasa rumit ketika batas mulai kabur.
Melalui perumpamaan benang kusut, penulis menggambarkan bahwa selama kita berada di dalam pusarannya, nyaris mustahil menemukan jalan keluar. Semakin dipaksa diurai dari jarak nan terlalu dekat, simpulnya justru semakin erat. Namun saat kita mundur sejenak dan memandang dari perspektif pandang nan lebih luas, langkah merapikannya perlahan terlihat. Edisi terjemahan bahasa Indonesia kitab ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 7 September 2022. Dengan 170 halaman, kitab ini datang sebagai referensi singkat namun penuh makna untuk menjaga keselarasan hubungan.

Profil Hisako Yukawa – Penulis Buku Give Yourself Some Space
Hisako Yukawa, nan lahir pada tahun 1927, dikenal sebagai pengacara wanita pertama dari Kyushu. Selama lebih dari enam dasawarsa dia mengabdikan dirinya di bumi norma dan berhadapan dengan beragam persoalan manusia. Dari pengalaman panjang itulah lahir banyak pelajaran berbobot nan kemudian dia tuangkan ke dalam kitab Give Yourself Some Space.
Sinopsis Buku Give Yourself Some Space
Benang nan ditarik terlalu rapat bakal mudah kusut. Begitu pula dengan hubungan antar manusia, sebagian besar kerumitan nan terjadi justru muncul lantaran jarak nan terlalu dekat. Dalam menjalin relasi dengan orang lain, terkadang kita tanpa sadar terlalu menjauh hingga terasa dingin, alias sebaliknya terlalu mendesak lantaran mau semakin dekat. Sesungguhnya hidup adalah perjalanan panjang untuk terus mencari dan menjaga jarak nan tepat dalam setiap hubungan.
Manusia bakal lebih mudah bersikap ramah ketika dia mempunyai ruang nan cukup untuk dirinya sendiri. Sebagai pengacara senior, Hisako Yukawa sudah banyak memandang dan menyelesaikan begitu banyak “benang nan kusut” dari beragam hubungan. Ada ikatan nan sebenarnya bisa diurai dengan menariknya secara hati-hati, namun ada pula simpul nan begitu kencang hingga tampak susah dilepaskan. Selama kita terjebak di tengah kekusutan itu, langkah keluar bakal susah ditemukan. Tetapi ketika kita melangkah mundur sedikit dan memandang dari sisi luar, jalan untuk mengurainya mulai tampak. Dengan kata lain, menjaga jarak nan pas sering kali menjadi kunci untuk menemukan solusi atas persoalan maupun kesulitan nan kita hadapi.
Seerat apapun kedekatan kita dengan orang lain, tetap diperlukan adanya ruang nan cukup. Ruang inilah nan membikin sebuah hubungan lebih lentur dan tidak mudah retak. Cara pandang kita terhadap masalah bakal sangat mempengaruhi gimana kita menyelesaikannya. Karena itu, krusial untuk tidak menutupi emosi sendiri, melainkan berani mengakuinya. Kita pun perlu meneguhkan hati untuk lebih dulu memperhatikan diri sendiri sebelum memberikan perhatian kepada orang lain. Dan akhirnya, perlakukanlah segala sesuatu nan datang di hadapan kita sebagaimana kita mau diperlakukan.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Give Yourself Some Space
Pros & Cons
Pros
- Ditulis berasas pengalaman nyata.
- Isi kitab padat.
- Memberikan pesan praktis.
- Penjelasan mudah dimengerti.
Cons
- Isi kitab tidak sesuai dengan judul
Pros & Cons
Pros
- Ditulis berasas pengalaman nyata.
- Isi kitab padat.
- Memberikan pesan praktis.
- Penjelasan mudah dimengerti.
Cons
- Isi kitab tidak sesuai dengan judul
Kelebihan Buku Give Yourself Some Space
Buku Give Yourself Some Space karya Hisako Yukawa menawarkan banyak kelebihan nan menjadikan kitab ini direkomendasikan untuk Grameds nan mau belajar tentang hubungan dengan orang lain.
- Ditulis berasas pengalaman nyata
Salah satu perihal nan membikin kitab ini menarik adalah kejujuran dan kebijaksanaan nan begitu terasa di setiap halamannya, lantaran ditulis langsung dari pengalaman hidup seorang penulis nan usianya sudah sangat matang. Walaupun pada awalnya isi kitab tampak sederhana, justru kesederhanaan itulah nan membikin pesan di dalamnya lebih membekas dan diingat dalam waktu lama.
- Isi kitab padat
Meskipun jumlah halamannya tidak banyak, isi buku terasa tepat, ringkas, dan penuh dengan makna. Di dalamnya terdapat cukup banyak pedoman mengenai gimana menjaga jarak dalam hubungan serta membangun relasi nan sehat. Tidak hanya itu saja, banyak quote singkat nan terasa langsung menyentuh di dalam kitab ini.
- Memberikan pesan praktis
Nasihat nan dituliskan mungkin tampak sederhana, tetapi justru lantaran kesederhanaan itulah pesan dalam kitab ini mudah diingat dan relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini bukan hanya sekedar teori saja, melainkan sesuatu nan bisa langsung dijadikan pegangan.
- Penjelasan mudah dimengerti
Buku ini menggunakan perumpamaan benang kusut sebagai gambaran bentrok dalam hubungan. Penulis menyampaikannya dengan jelas dan disertai contoh nyata, sehingga pembaca bisa langsung memahami maksudnya tanpa merasa rumit.
Kekurangan Buku Give Yourself Some Space
Di samping banyaknya kelebihan nan ditawarkan Hisako Yukawa pada kitab Give Yourself Some Space ini, tetap ada perihal nan dinilai sebagai kekurangan kitab ini.
- Isi kitab tidak sesuai dengan judul
Beberapa pembaca mungkin mempunyai angan bahwa kitab ini lebih banyak menyoroti tentang gimana memberi ruang untuk diri sendiri, sesuai dengan judulnya. Namun, isi kitab rupanya lebih menekankan pada pentingnya memberi ruang kepada orang lain dalam menjalin hubungan. Karena itu, sebagian orang menilai isi kitab tidak sepenuhnya sesuai dengan titel nan tertera.
Selain itu, tidak ada perihal nan mengganggu alias kurang di mata pembaca.
3 Penyebab Konflik dalam Hubungan
Dalam kitab Give Yourself Some Space, Hisako Yusaka berfokus pada jarak nan bisa meminimalisir kemunculan konflik. Di samping itu, ada beberapa perihal nan turut mendukung dalam kemunculan bentrok pada hubungan. Apa saja itu? Simak penjelasan di bawah ini ya.
- Komunikasi nan kurang baik
Komunikasi menjadi pondasi utama hubungan nan menyatukan dua pribadi. Komunikasi nan tidak terbuka, tidak jujur, dan tidak efektif, disertai banyak dugaan nan tidak jelas, seringkali menjadi sumber bentrok baru dalam hubungan. Kebutuhan kedua belah pihak tidak bisa bertemu, juga kemauan tidak diketahui. Alhasil, kedua pihak merasa kesal. - Ego pribadi
Ego menjadi akar bentrok nan susah untuk dikontrol, lantaran hanya bisa dilakukan diri sendiri. Sikap egois nan berlebihan untuk memenuhi kemauan pribadi tanpa memikirkan orang lain bisa menghalang dalam mencapai kesepakatan alias kompromi dalam hubungan. - Perbedaan nilai dan kepercayaan
Perlu ditelaah lagi apa nilai-nilai nan tertanam dalam diri tiap perseorangan dalam hubungan. Juga, gimana pandangan hidupnya? Apa nan dipercaya? Seringkali, perbedaan nilai, pandangan, dan kepercayaan memicu bentrok nan tidak terhindari.
Ketiga poin di atas menjadi perihal nan paling sering menjadi akar masalah dalam hubungan. Namun, selain ketiga poin di atas, tetap banyak lagi aspek nan bisa menjadi pemicu konflik. Pada dasarnya, dibutuhkan komunikasi dan kompromi, serta keterbukaan dalam membangun hubungan minim konflik.
Penutup
Salah satu bagian nan paling berkesan dari kitab Give Yourself Some Space adalah penggunaan afinitas benang kusut. Selama kita berada di tengah-tengahnya, jalan keluar tidak bakal pernah ditemukan, apalagi bisa jadi simpulnya semakin susah untuk dilepaskan. Tetapi ketika kita berani melangkah mundur dan mengambil jarak nan tepat, masalah nan semula tampak rumit dapat perlahan diurai.
Lewat kitab ini, Yukawa juga menekankan pentingnya kemandirian agar kita tidak selalu menggantungkan angan pada orang lain. Dengan bersikap demikian, setiap support nan datang bakal terasa seperti bingkisan nan membawa syukur dan kebahagiaan. Sebaliknya, jika kita menganggap support sebagai sesuatu nan wajar untuk didapatkan, maka kekecewaan dan kemarahan bakal muncul ketika angan itu tidak terpenuhi. Pesan sederhana ini menjadi pengingat nan kuat bahwa menjaga jarak, belajar mandiri, dan menghargai support orang lain adalah kunci untuk menjalani hubungan nan lebih sehat dan bermakna.
Buku Give Yourself Some Space karya Hisako Yukawa ini sangat direkomendasikan untuk Anda nan sedang menemukan banyak bentrok dalam hubungab. Buku ini bisa Anda dapatkan di Gramedia.com ya! Di bawah ini, Gramin juga sudah menyiapkan rekomendasi karya best seller kategori pengembangan diri nan punya banyak info positif bagi kamu. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.
Rekomendasi Buku
1. Don’t Believe Everything You Think


Lelah dengan kekhawatiran dan overthinking nan tak berujung? Jutaan orang mengalaminya. Buku bestseller internasional ini mengungkap akar segala penderitaan emosional dan psikologis nan Anda alami, dan langkah mengatasinya. Rasa sakit memang tak dapat dihindari, namun penderitaan itu pilihan.
Alih-alih sekedar tips untuk mengatasi gejala, di kitab ini Anda bakal menemukan langkah untuk:
– Mengatasi akar penderitaan,
– Menaklukkan emosi dan pikiran negatif,
– Menciptakan realitas hidup nan Anda inginkan,
– Melepaskan kekhawatiran dan kebiasaan nan merusak diri sendiri,
– Cara mengakses intuisi dan inner wisdom Anda.
2. Resilient Grieving: Panduan Menemukan Kekuatan dalam Proses Berduka

Apa nan kita alami dan hadapi tidak ada artinya dibandingkan dengan kekuatan nan ada di dalam diri kita. Dalam kitab ini, Dr. Lucy Hone membujuk kita untuk menjelajahi perjalanan duka dengan langkah nan penuh makna dan harapan. Melalui refleksi mendalam atas pengalamannya sendiri dan penelitian tentang resiliensi, Lucy menunjukkan bahwa duka bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru.
Dengan pendekatan nan praktis dan penuh empati, kitab ini menawarkan strategi nan dapat membantu kita mengendalikan langkah kita berduka, dari mengelola emosi hingga memperkuat hubungan dengan orang-orang terkasih. Setiap laman memberikan wawasan berbobot tentang gimana kita dapat menemukan jalan kita sendiri dalam menghadapi kehilangan.
3. Life Reset: Bertumbuh Dimulai Dari Sini

Pembahasan dalam kitab ini dikemas dalam lima bagian, termasuk juga tambahan bagian worksheet dan rekomendasi buku. Untuk memulai perjalanan nan terjal, Anda perlu belajar mengampuni diri dulu agar siap menghadapi rintangan ke depannya. Selanjutnya, isilah worksheet sebagai bukti bahwa Anda sudah memahami isi kitab ini dan siap untuk mempraktikkannya. Terakhir, jangan berakhir di kitab ini saja.
Lanjutkan dengan membaca buku-buku lainnya nan membantu Anda untuk terus bertumbuh. Bacalah bagian Rekomendasi Buku untuk menemukan buku-buku terbaik nan bakal memperluas perspektif pandangmu tentang kehidupan.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·