Gaun legendaris nan dikenakan Putri Diana dan dijuluki sebagai “revenge dress” (gaun balas dendam) bakal segera dilelang.
Mengutip BBC, Mendiang Princess of Wales tersebut mengenakan busana malam berbahan sutra hitam tanpa tali (strapless) ini saat menghadiri sebuah pesta di London, hanya beberapa jam setelah suaminya kala itu, Pangeran Charles, mengakui perselingkuhannya di layar kaca.
Kehadirannya nan memukau di Serpentine Gallery pada tahun 1994 mengenakan busana tersebut seketika menjadi salah satu momen paling ikonik dalam budaya terkenal dunia.
Rumah lelang Sotheby's memperkirakan busana itu bakal terjual hingga £220.000 sekitar Rp 5,4 miliar (kurs Rp 23.784) saat dilelang pada 9 Desember 2026.
Ini merupakan kali pertama busana tersebut masuk meja lelang sejak 1997, ketika Putri Diana menjual 79 koleksi gaunnya hanya beberapa bulan sebelum wafat untuk menggalang biaya kemanusiaan.
Morgane Halimi, Kepala Global Divisi Tas dan Fesyen Sotheby's, menyampaikan bahwa Putri Diana mempunyai "insting alami" bahwa fesyen dapat menjadi sarana komunikasi tersendiri.
"Dengan caranya sendiri, Putri Diana mengubah busana tersebut menjadi salah satu pesan paling kuat nan pernah dia sampaikan di tengah salah satu fase kehidupannya nan paling disorot dan emosional," ujar Morgane dikutip dari BBC, Sabtu (12/9).
"Ia melangkah masuk ke dalam momen di mana narasi hidupnya sedang didikte oleh orang lain, dan melalui pilihan busananya, dia merebut kembali kendali atas narasinya sendiri."
Pada malam gala biaya Serpentine Gallery tersebut, sebuah wawancara dokumenter ditayangkan di televisi, menampilkan Pangeran Wales (kini Raja Charles III) nan mengakui bahwa dirinya telah tidak setia kepada Diana setelah bertahun-tahun diterpa rumor dan pemberitaan media.
Isi wawancara ITV tersebut sebenarnya telah bocor beberapa hari sebelumnya. Alhasil, penampilan publik perdana Diana setelah tayangan tersebut langsung ditafsirkan publik sebagai jawaban tersirat dari sang putri.
Stylist Diana saat itu, Anna Harvey, pernah mengungkapkan bahwa sang putri memang "ingin tampil sangat memukau."
Diana apalagi melakukan perubahan busana di menit-menit terakhir sebelum berangkat. Ia menepis busana Valentino nan terkesan lebih tertutup, dan memilih busana bahu terbuka (off-the-shoulder) dengan hemline asimetris serta chiffon train karya perancang busana asal Yunani, Christina Stambolian. Penampilannya kian sempurna dengan paduan kalung kerajaan, clutch hitam, dan sepatu kewenangan tinggi warna senada.
Sebelum dilelang, “revenge dress” ini bakal dipamerkan dalam tur dunia. Gaun bakal tampil di galeri Sotheby's London pada 18–24 September, sebelum melanjutkan tur ke Hong Kong pada awal Oktober, Jenewa pada awal November, dan berhujung di New York sebagai letak lelang.
Gaun ini terakhir kali dilelang oleh Diana sendiri sebagai bagian dari puluhan busananya nan dijual untuk menggalang biaya bagi yayasan kanker dan AIDS.
Kala itu, busana tersebut dibeli oleh pasangan suami istri asal Glasgow, Briege Mackenzie dan Graeme, seharga £39.098.
Briege Mackenzie sempat menyampaikan bahwa mereka membeli busana itu bukan untuk dikenakan—"Saya tidak muat menggunakannya," ujarnya—melainkan lantaran seluruh hasil penjualannya disalurkan untuk badan kebaikan anak-anak, Children First.
"Almarhum suami saya dan saya tahu bahwa busana ini adalah sesuatu nan sangat spesial," kata Mackenzie dalam pernyataan resmi Sotheby's.
"Putri Diana melangkah menuju salah satu malam terburuk dalam hidupnya, tetapi Anda tidak bakal pernah menyadarinya hanya dengan memandang penampilannya. Busana itu berubah dari sekadar busana koktail menjadi sebuah pernyataan sikap hanya dalam hitungan detik saat kamera mengabadikannya."
"Tiga puluh tahun berlalu, Anda bisa menyebut istilah busana itu di mana pun di dunia, dan semua orang tahu persis busana mana nan dimaksud," tambahnya.
Mackenzie memutuskan untuk menjual busana tersebut setelah kepergian suaminya. Momen saat mereka memenangkan lelang busana tersebut diakui sebagai "salah satu hari paling berkesan dalam kehidupan pernikahan mereka."
Pihak Sotheby's menambahkan bahwa salinan langka katalog lelang tahun 1997 nan ditandatangani langsung oleh Diana dan Stambolian—serta mencantumkan angsuran untuk Pangeran William sebagai pencetus buahpikiran lelang busana tersebut—akan ikut dijual berbareng busana utama.
Sebagian hasil lelang kali ini bakal didonasikan ke Royal Edinburgh Hospital melalui NHS Lothian Charity.
Sebagai informasi, mobil antik Jaguar XJ40 nan dikendarai Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada malam berhistoris itu telah terjual dalam lelang awal tahun ini seharga £66.250.
Gaun “revenge dress” ini diprediksi bakal menembus nilai nan jauh lebih tinggi. Ini bukan pertama kalinya busana milik Putri Diana terjual dengan nilai fantastis. Pada tahun 2023, salah satu sweter ikonis Diana bergambar domba hitam di antara deretan domba putih sukses terjual seharga £920.000 di lelang Sotheby's New York.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·