Surabaya, CNN Indonesia --
Sebanyak sekitar 50 personel campuran nan menangani kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo sisi Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengalami gangguan kesehatan berupa batuk hingga pusing akibat paparan asap dan kelelahan selama proses pemadaman.
Kepolisian Resor (Polres) Malang pun mengirimkan tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk memeriksa kondisi kesehatan seluruh petugas campuran nan bekerja di letak kebakaran.
Kepala Seksi Dokkes Polres Malang Penata I dr Anita Rahmawati mengatakan, beberapa personel tim campuran mulai menunjukkan indikasi gangguan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hari ini memeriksa kondisi kesehatan personil nan menangani kebakaran di sini, mulai tekanan darah sampai menanyakan kondisi badan bagaimana, dari itu situ ada nan mengeluh batuk dan ada nan pusing," kata dr Anita, Minggu (13/9).
Terkait keluhan batuk nan dialami sejumlah petugas, dia menjelaskan perihal itu dapat disebabkan oleh paparan asap kebakaran nan bercampur dengan kondisi udara kering akibat musim tandus di area Bromo. Kondisi bentuk nan menurun akibat kelelahan turut memicu munculnya keluhan tersebut.
"Kalau nan pusing lantaran memang asap ini kan membikin kualitas udara menjadi kurang bagus sehingga aliran oksigen ke otak berkurang, banyak nan pusing tadi terus tensi darah ada nan tinggi mungkin lantaran kurang istirahat," ujar dia.
Meski demikian, Anita memastikan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan petugas nan terindikasi mengalami indikasi jangkitan saluran pernapasan akut (ISPA).
Selain memeriksa kondisi umum petugas, tim Dokkes juga sempat merawat salah satu personil personel campuran nan mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri. Anita memastikan luka bakar tersebut tetap dalam kategori ringan dan telah mendapatkan pengobatan.
Tim Dokkes Polres Malang juga memberikan perangkat pelindung diri berupa masker dan suplemen vitamin kepada para petugas guna mempercepat proses pemulihan sekaligus mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan seluruh personel gabungan.
Ia menambahkan, aktivitas pemeriksaan kesehatan serupa bakal terus dilakukan ke depan dengan bekerja-sama berbareng petugas dari puskesmas setempat, dan nantinya bakal dibentuk sistem piket mengenai jasa pemeriksaan kesehatan bagi petugas pemadaman karhutla.
(frd/isn)
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·