Grup band Slank baru saja merilis album terbaru berjudul Republik Fufufafa. Lewat album nan sarat dengan kritik sosial itu, sejumlah netizen menyebut grup beranggotakan, Bimbim, Kaka, Ridho Hafiedz, Abdee Negara, dan Ivanka itu sudah kembali ke 'setelan pabrik'.
Album tersebut seolah mengingatkan netizen dengan karya-karya Slank nan kerap menyuarakan kritik sosial. Namun, Bimbim sang drummer, membantah jika Slank disebut baru kembali mengkritik pemerintah lewat album terbarunya itu. Menurutnya, selama ini Slank tidak pernah berubah.
"Sebenarnya Slank enggak ke mana-mana kok, mereka aja nan berubah,” kata Bimbim di Gang Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan.
Hal senada juga disampaikan oleh sang gitaris, Ridho Hafiedz. Kata Ridho, ungkapan 'baru kembali ke setelan pabrik' hanya keluar dari pihak-pihak nan tak betul-betul mengikuti perjalanan dan perkembangan bermusik mereka selama ini.
"Kalau kata gue, kalian jangan nulis ‘setelan pabrik’, berfaedah kalian enggak ngerti Slank," tutur Ridho.
Ridho kemudian menjelaskan bahwa Slank tetap menyuarakan kritik sosial dalam beberapa karya sebelumnya. Misalnya pada album Pala Lu Peyang nan dirilis pada 2017 dan album Vaksin pada 2021.
“Di 2017, itu kan periode pertama (Jokowi). Jadi jika sekarang baru kalian ngomong, berfaedah kalian enggak ngerti. Enggak ngamatin Slank dari 2014,” tambah Ridho.
Soal Album Republik Fufufafa
Republik Fufufafa merupakan album studio ke-26 nan pernah dirilis Slank. Dalam album tersebut, Slank mengangkat empat tema utama, ialah cinta, alam, sosial, dan youth (anak muda). Tak hanya itu, lagu nan berisikan tentang kritikan terhadap pemerintah juga mereka selipkan di album itu.
“Dalam album tersebut, Slank mengangkat empat unsur utama, ialah cinta, alam, sosial, dan youth (anak muda). Sesuai dengan karakter khasnya, Slank juga tetap menyelipkan kritik sosial dalam beberapa lagu, salah satunya ‘Jangan Rakus’,” ucap Bimbim.
Album Republik Fufufafa sendiri berisi 10 lagu nan mengangkat beragam rumor sosial dan kehidupan masyarakat. Secara aransemen musik, Sank menghadirkan ragam aliran nan fresh.
Mulai dari rock alternative, rock n’ roll, hingga ballad melankolis nan menghanyutkan. Dari segi penggunaan lirik dalam lagu-lagunya, album ini memang terasa sederhana namun kuat dalam makna.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·