Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |17:08 WIB

Respons MSCI, BEI Coret Saham HSC dari Perhitungan IHSG (Foto: Dirut BEI/Okezone)
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons positif masukan dari penyedia indeks dunia MSCI dengan menyiapkan serangkaian langkah konkrit guna mempercepat reformasi di pasar modal domestik.
BEI mengumumkan dua inisiatif utama, salah satunya mengecualikan saham-saham berstatus kepemilikan terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration/HSC) dari kalkulasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, bursa menghargai masukan MSCI dan menjadikannya pemacu untuk mempertajam pembenahan transparansi perdagangan.
“Tentu, menyikapi apa nan disampaikan oleh MSCI, pertama kami tentu menghargai apa nan disampaikan oleh MSCI, dan itu tentu bakal membikin kami menjadi lebih konsentrasi untuk meneruskan reformasi ini,” ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Jeffrey menjelaskan, dua formula kebijakan baru nan bakal diterbitkan bursa dalam waktu dekat. Pertama, peningkatan keterbukaan info atas pemegang saham di atas 1 persen dengan menambah parameter keterkaitan alias afiliasi. Kedua, penyesuaian konstituen pembobot IHSG.
“Nah, kemarin kami sudah menyampaikan dua inisiatif baru nan bakal segera kami sampaikan ke publik dalam waktu dekat. nan pertama, dalam publikasi pemegang 1 persen itu bakal ada tambahan info apakah nama tersebut terafiliasi alias tidak,” jelasnya.
“Kemudian, nan kedua adalah kami bakal mengeluarkan seluruh saham high shareholding concentration dari kalkulasi IHSG. Jadi, saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan, namun tidak diperhitungkan dalam kalkulasi IHSG,” tambah Jeffrey.
Jeffrey mengisyaratkan bahwa bursa tetap menggodok serangkaian formula izin lanjutan nan bakal diumumkan secara berjenjang kepada masyarakat dan pelaku bursa.
“Nah, tentunya hari ini tetap ada beberapa inisiatif nan bakal kami lakukan dan pada waktunya kelak bakal kami sampaikan ke publik melalui teman-teman media dalam waktu dekat,” katanya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·