Respons Kesepakatan AS-Iran, Paus Leo XIV: Terima Kasih Tuhan, Lebih Baik Dialog daripada Perang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Terima Kasih Tuhan, Lebih Baik Dialog daripada Perang Paus Leo XIV menyambut baik kesepakatan tenteram antara AS dan Iran. Pemimpin Gereja Katolik ini berambisi perang betul-betul berhujung melalui jalur dialog.(Vatican news)

PEMIMPIN Tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV, memberikan pujian atas kesepakatan nan dicapai antara Amerika Serikat dan Iran. Beliau menyampaikan harapannya agar kesepakatan ini menjadi penanda nyata berakhirnya bentrok bersenjata di antara kedua negara.

"Terima kasih kepada Tuhan," ujar Paus Leo saat berbincang kepada para wartawan di tempat peristirahatan kepausan di Castel Gandolfo, tepat di luar kota Roma.

Paus Leo menegaskan menyelesaikan perselisihan melalui jalur diplomasi jauh lebih baik dibandingkan dengan mengangkat senjata kembali.

"Masih bakal ada beberapa poin nan kudu diselesaikan, tetapi selalu lebih baik melakukannya melalui dialog, melalui negosiasi, dan bukan dengan kembali ke medan perang," tambah Paus. "Saya berambisi ini betul-betul menjadi solusi bagi perang, bahwa perang betul-betul telah berakhir, dan kita dapat melangkah maju."

Selama ini, Paus dikenal sebagai salah satu kritikus paling vokal terhadap perang nan melibatkan AS-Israel dengan Iran. Beliau apalagi sempat menegur para pemimpin negara nan menggunakan narasi kepercayaan untuk membenarkan bentrok tersebut, dengan menyatakan bahwa Kristus tidak mendengarkan doa-doa mereka nan mengobarkan perang, melainkan menolaknya.

Harapan Penghapusan Senjata Nuklir

Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo berbincang kepada awak media di luar Villa Barberini, tempat beliau biasanya menghabiskan hari Selasa untuk beristirahat dan bekerja. Jurnalis dari beragam media, termasuk media Spanyol, telah menunggu berjam-jam di kembali pembatas untuk mendapatkan pernyataannya.

Wawancara ini sekaligus menggantikan sesi konvensi pers nan awalnya dijadwalkan dalam penerbangan pulang dari Tenerife, Spanyol, namun batal terlaksana akibat kerusakan teknis pesawat nan memaksa Paus pulang dengan armada berbeda.

Mengenai Nota Kesepahaman (MoU) nan baru dicapai antara AS dan Iran, Paus Leo merasa berterima kasih arsip tersebut bakal segera diresmikan dalam waktu dekat.

"Terima kasih Tuhan, setidaknya ada Memorandum ini nan bakal mereka tanda tangani secara resmi pada hari Jumat," ungkap Bapa Suci.

Beliau juga menekankan pentingnya menuntaskan akibat sosial dan ekonomi pascaperang, termasuk komitmen dunia dalam melenyapkan senjata pemusnah massal.

"Saya berambisi Memorandum ini dapat menjadi 'benar-benar sebuah solusi bagi perang, bahwa perang betul-betul berhujung dan kita dapat melangkah maju demi kebaikan semua orang. Singkirkan senjata nuklir, ya, carilah kebaikan bagi semua bangsa, carilah gimana menyelesaikan masalah-masalah di tingkat ekonomi dan sosial nan telah tercipta selama masa ini'." (CNN/The Guardian/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia