Respons Kemhan soal Kabar 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Kementerian Pertahanan (Kemhan) merespons soal adanya info delapan penduduk negara Indonesia (WNI) nan disebut direkrut menjadi tentara Rusia. Pemerintah saat ini tetap melakukan verifikasi mengenai info tersebut.

Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat (Karoinfohan) Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait mengatakan proses verifikasi dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Perwakilan RI, serta kementerian/lembaga terkait.

"Atas info tersebut, Kemhan sudah mencermati info tersebut. Saat ini Pemerintah tetap melakukan verifikasi dan koordinasi melalui Kemlu, Perwakilan RI, serta kementerian/lembaga mengenai untuk memastikan identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, dan corak keterlibatan para WNI dimaksud," kata Rico kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rico mengatakan pemerintah belum dapat memastikan gimana proses perekrutan maupun corak penugasan para WNI tersebut. Dia menegaskan pemerintah tidak mau memperkirakan sebelum proses verifikasi selesai.

"Karena proses verifikasi tetap berjalan, tentunya kita tidak mau memperkirakan mengenai gimana mereka direkrut maupun corak penugasannya," ujarnya.

Dia menegaskan andaikan nantinya terverifikasi terdapat WNI nan terlibat dalam angkatan bersenjata negara asing, tindakan tersebut merupakan keputusan individual. Keterlibatan tersebut tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia.

"Yang jelas, andaikan nantinya terverifikasi terdapat WNI nan terlibat dalam angkatan bersenjata negara asing, perihal tersebut merupakan tindakan perseorangan dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia," jelasnya.

Rico menambahkan, akibat norma terhadap WNI nan terbukti terlibat dalam angkatan bersenjata negara asing bakal merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Penanganannya bakal dilakukan berasas kebenaran nan telah terverifikasi serta prosedur norma nan berlaku.

"Terkait akibat hukumnya bakal merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan berasas kebenaran nan telah terverifikasi dan prosedur norma nan berlaku," pungkas Rico.

Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Sebelumnya dilaporkan adanya delapan WNI nan direkrut oleh angkatan bersenjata Rusia untuk bertempur dalam perang melawan Ukraina, menurut laporan nan diterbitkan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina pada 27 Agustus melalui Telegram.

Menurut The New Voice of Ukraine, Senin, badan tersebut menyatakan telah memperoleh arsip nan mengonfirmasi perekrutan tersebut.

Media tersebut mengatakan bahwa upaya tersebut memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan penduduk negara asing sebagai bagian dari propaganda.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, ahli bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang memastikan pihaknya terus memverifikasi info mengenai WNI nan diduga berasosiasi dengan angkatan bersenjata Rusia melalui perwakilan RI serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Yvonne menyatakan bahwa pemerintah Indonesia juga bakal mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan, eksploitasi, alias perekrutan melalui tawaran pekerjaan nan tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya terhadap para WNI tersebut.

(azh/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑