Respons Isu Demo Besar, TNI Pastikan Pasukan Siap Dikerahkan

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Mabes TNI menegaskan kesiapannya dalam mengawal stabilitas keamanan negara di tengah berembusnya narasi dan berita di media sosial mengenai rencana tindakan demo besar.

Isu pergerakan massa tersebut mencuat seiring dengan sorotan publik terhadap situasi ekonomi nasional nan dinilai sedang mengalami tekanan, seperti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menyatakan bahwa seluruh jejeran prajurit pada prinsipnya selalu dalam kondisi siaga penuh. Bahkan, dirinya menggambarkan kesiapan institusinya melampaui pemisah waktu normal demi memastikan keamanan negara tetap kondusif.

"Ada demo, nggak ada demo, TNI siap 24 jam. Kalau saya bilang bukan 24 jam lagi, jam kerja saya 25 jam, 8 hari. Jadi jika mau dikerahkan sekarang, kami siap," kata Brigjen Muhammad Nas kepada awak media di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Kendati menyatakan pasukan siap bergerak kapan saja jika dibutuhkan, Nas menegaskan bahwa hingga saat ini jejeran internal TNI belum melakukan langkah antisipasi unik alias pengamanan luar biasa mengenai rumor pergerakan massa tersebut.

"Belum sampai ke sana. Belum," singkat Nas menambahkan.

Wacana mengenai potensi adanya tindakan demo besar ini sebelumnya juga sempat dilontarkan secara terbuka oleh mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer namalain Noel. Usai menjalani sidang vonis mengenai perkara dugaan korupsi sertifikasi K3 Kemnaker pada Kamis, 4 Juni 2026 lalu, Noel secara gamblang mengingatkan Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi eskalasi politik nan matang.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita