Resmi! Tarif Pelanggan Listrik PLN per kWh, Berlaku 4 Juni 2026

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik pada Juni 2026. Hal ini disampaikan menyusul ramainya keluhan sejumlah netizen di media sosial nan mengaku mengalami lonjakan tagihan listrik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan tarif listrik nan bertindak pada periode April-Juni 2026 tetap sama dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

"PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai nan ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya," kata Gregorius kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (4/6/2026).

Menurutnya andaikan terdapat pengguna nan mengalami kenaikan tagihan listrik, perihal tersebut bukan disebabkan oleh kenaikan tarif. Bisa jadi peningkatan tagihan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik pelanggan.

"Adanya kenaikan tagihan listrik nan dirasakan sebagian pengguna dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik akibat beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu dan meningkatnya aktivitas di rumah nan menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pengguna sehari-hari," tambahnya.

Berikut daftar tarif listrik untuk 13 pengguna non subsidi selama Triwulan II tahun 2026 :

1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.

2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.445 per kWh.

3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.445 per kWh.

4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.700 per kWh.

5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.700 per kWh.

6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.445 per kWh.

7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.122 per kWh.

8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.122 per kWh.

9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 997 per kWh.

10. Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.700 per kWh.

11. Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.533 per kWh.

12. Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp 1.700 per kWh.

13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.645 per kWh.

Riowayat pembelian token

Adapun, untuk memantau riwayat pembelian token dan pembayaran tagihan listrik secara mandiri, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien.

Berikut langkah mudah mengecek riwayat pemakaian melalui PLN Mobile:

1. Buka aplikasi PLN Mobile;

2. Pilih menu "Token dan Pembayaran" pada laman utama;

3. Klik tombol "Tambah ID Pelanggan" (jika belum terdaftar);

4. Masukkan ID Pelanggan Anda;

5. Klik tombol "Riwayat Penggunaan" (untuk pengguna pascabayar) alias "Riwayat Pembelian Token" (untuk pengguna prabayar).

Selain itu, PLN juga terus mengimbau pengguna untuk menggunakan listrik secara kondusif dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik nan tidak digunakan agar konsumsi daya tetap terkendali.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News