Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |19:48 WIB

Wamenkeu Juda (Foto: Okezone)
JAKARTA – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Juda Agung memulai hari pertamanya sebagai Wakil Menteri Keuangan dengan agenda perkenalan di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (5/2/2026).
Dalam sambutannya, mantan petinggi Bank Indonesia ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter sebagai mandat utama dari Kepala Negara.
Penyambutan nan digelar di Lobi Gedung Juanda I ini menandai transisi Juda dari "Thamrin" (Bank Indonesia) ke "Lapangan Banteng" (Kementerian Keuangan). Meski beranjak instansi, Juda mengaku tidak merasa asing dengan lingkungan barunya.
"Tentu saja, pindah dari Thamrin ke Lapang Bateng, tetap sesuatu nan baru bagi saya. Tetapi sebenarnya, jika memandang wajah-wajah eselon 1 dan eselon 2 ini, wajah-wajah familiar bagi saya ya," ungkap Juda di hadapan awak media.
Juda menjelaskan bahwa pengalamannya selama bertahun-tahun berkoordinasi dalam Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi modal kuat untuk mempererat hubungan antara kebijakan moneter nan dijalankan Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal di bawah Kemenkeu.
Menurutnya, Presiden telah memberikan pengarahan spesifik agar kedua pilar ekonomi ini melangkah seiringan untuk mencapai sasaran pertumbuhan nasional di tengah tantangan ekonomi global.
"Arahnya intinya adalah bahwa fiskal moneter kudu berkoordinasi bersinergi dengan baik untuk mencapai target-target pertumbuhan dan tentu saja juga, pada saat ini kita kudu menjaga stabilitas makroekonomi, termasuk stabilitas dan fiskal. Mungkin intinya itu dari saya," jelasnya.
Mengawali masa jabatannya, Juda menyatakan rasa nyamannya berasosiasi dengan tim di Kementerian Keuangan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·