Solo, CNN Indonesia --
Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) selama ini dikaitkan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), apalagi disebut menjadi majelis pembina partai itu.
Namun, Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN) mengaku menyarankan agar Jokowi tak berasosiasi ke partai politik mana pun.
Hal itu diungkap Ketua Umum BRN, Relly Reagen kala berjamu ke kediaman pribadi Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sih pengen Bapak (Jokowi) tuh berdiri di semua golongan ya," kata Relly usai bersilaturahmi ke rumah Jokowi itu.
Ia beralasan, banyak simpatisan Jokowi nan saat ini berada di partai lain. Bergabungnya Jokowi ke PSI berpotensi membikin para pendukung kudu menjaga jarak dari Jokowi.
"Simpatisan Bapak Jokowi kan juga banyak di partai lain, di golongan lain," kata Relly.
Lain halnya dengan dengan Relawan Militan Gibran Nusantara (MGN).
Ketua Umum MGN, Andi Azwan mengaku siap mendukung semua keputusan Jokowi.
"Tidak ada masalah untuk itu (bergabung ke PSI). Kita ini die hard-nya Pak Jokowi ya. Apapun nan diperintahkan kita juga siap," kata Andi.
Andi pun tak mempermasalahkan adanya simpatisan Jokowi nan saat ini berada di partai-partai selain PSI. Menurutnya, Jokowi bakal menghormati pilihan politik para pendukungnya.
"Karena beliau itu adalah seorang demokrat. Seorang demokratis nan menghargai kewenangan asasi manusia, menghargai nan namanya konstitusi," kata dia.
"Itu adalah kewenangan asasi dari teman-teman mau menyalurkan aspirasi politiknya ke partai-partai nan lain tidak masalah untuk itu," lanjutnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengungkapkan Jokowi bakal segera mengenakan jaket PSI secara resmi sebagai Ketua Dewan Pembina partai tersebut.
Grace mengatakan PSI saat ini tengah mempercepat penyempurnaan struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai persiapan menjelang proses verifikasi partai.
"Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan. Tidak hanya di NTT, jadi ini serentak di wilayah lain juga berjalan lantaran kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi, dan segera merampungkan agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara umum memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat,"kata Grace saat kunjungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (13/6), seperti dikutip dari detik.
Sementara itu, Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengatakan penyematan jaket partainya ke Jokowi itu adalah prosesi seremonial saja. Akan tetapi, menurutnya saat ini Jokowi sudah menjadi bagian PSI meskipun belum disematkan jaket partai.
"Penjaketan alias apapun namanya itu, satu corak seremonial. Tapi sebenarnya jika kemudian kita ikutin rangkaian runutan pernyataan Pak Jokowi tentang PSI, saya pikir itu adalah satu corak pernyataan nan harusnya bisa dimaknai tentang apakah Pak Jokowi itu PSI alias bukan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/6).
Ahmad Ali lantas mengingatkan bahwa dalam Kongres PSI di Solo serta Rakernas PSI di Makassar, Jokowi secara tegas mengaku bakal turun ke kecamatan untuk membantu PSI.
"Artinya secara tersirat kan dia sudah, sesungguhnya dia adalah, menurut saya hari ini dia adalah PSI," tuturnya.
Sebagai informasi, PSI saat ini dipimpin putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep sebagai ketua umum.
(syd/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·