Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Sosial segera memulai penjangkauan alias perekrutan siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun aliran 2026/2027. Proses ini menjadi langkah awal dalam memastikan anak-anak dari family miskin dan miskin ekstrem dapat mengakses pendidikan secara layak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan bahwa pendekatan penjangkauan dilakukan secara aktif dengan mendatangi langsung calon siswa dan keluarganya, bukan melalui sistem pendaftaran terbuka.
"Nah kita sekarang sedang bersiap untuk melakukan penjangkauan siswa-siswa Sekolah Rakyat. Jadi tidak ada pembukaan pendaftaran. Semua dijangkau secara aktif," ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, dikutip Kamis (15/4/2026).
Menurutnya, pola jemput bola ini merupakan perubahan pendekatan dalam rekrutmen siswa, di mana negara datang secara langsung menjangkau golongan sasaran nan selama ini menghadapi beragam halangan akses pendidikan.
Penjangkauan dilakukan secara kolaboratif oleh pendamping Kementerian Sosial berbareng Dinas Sosial, unsur pendidikan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Petugas bakal turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi keluarga, memastikan persetujuan orang tua, sekaligus memastikan calon siswa memenuhi kriteria nan telah ditetapkan.
Pendekatan ini dinilai bisa menjawab beragam hambatan nan selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan ekonomi, minimnya informasi, hingga keraguan untuk mengakses jasa pendidikan.
Gus Ipul menegaskan bahwa proses ini tetap merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pedoman penentuan sasaran, khususnya bagi family pada desil 1 dan 2.
"Siapa nan menjadi sasaran? Mereka adalah family paling tidak mampu. Anak-anak nan belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, alias berpotensi putus sekolah," kata Gus Ipul.
Titipan Dilarang Keras
Lebih lanjut, dia mengingatkan seluruh pihak nan terlibat dalam proses penjangkauan untuk menjalankan tugas sesuai patokan dan prosedur nan berlaku, serta menjaga integritas penyelenggaraan di lapangan.
"Sesuai pengarahan Presiden tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada suap menyuap, dan tidak boleh ada praktik KKN," tegasnya.
"Menteri Sosial tidak bisa titip, juga Bupati tidak bisa titip, Camat, Lurah tidak bisa titip," tambahnya.
Menurutnya, proses seleksi kudu mengedepankan prinsip kehati-hatian dan berbasis info resmi agar tepat sasaran bagi masyarakat nan paling membutuhkan. "Prinsip utamanya adalah nan paling memerlukan kudu diprioritaskan," katanya.
Gus Ipul juga mengingatkan bahwa rekrutmen merupakan titik paling krusial dalam keberhasilan Sekolah Rakyat. Ia mewanti-wanti potensi penyimpangan seperti manipulasi info hingga intervensi pihak luar.
"Saya mengulang lagi, waspadai titipan, intervensi pihak luar, dan manipulasi data. Tolong semua ikut menjaga ini," tegasnya.
Selain aspek rekrutmen, Gus Ipul turut menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah nan kondusif dan bebas dari kekerasan. Ia menegaskan hukuman tegas bakal diberikan bagi pelaku pelanggaran.
"Siapapun nan melakukan kekerasan bentuk maupun seksual di lingkungan sekolah rakyat, kita bakal berikan tindakan keras. Bisa jadi tidak ada lagi peringatan-peringatan, kita bakal langsung berhentikan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan nan tenteram dan inklusif. "Tidak boleh ada tindakan intoleransi. Peaceful adalah pilihan kita untuk menyelenggarakan pendidikan nan tenteram di tengah perbedaan," kata Gus Ipul.
Adapun, berikut ini kriteria siswa nan mau mendaftar di sekolah rakyat, yaitu:
- Calon siswa termasuk ke dalam desil 1 alias desil 2. Desil 1 ialah termasuk 10 persen family termiskin berasas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan desil 2 termasuk 11 sampai 20 persen dari info nan sama.
- Calon siswa nan termasuk golongan miskin ekstrem diprioritaskan.
- Calon siswa nan termasuk desil 3 berkesempatan mendapatkan kesempatan sekolah cuma-cuma jika kuota belum terpenuhi.
- Orang tua alias wali siswa diwajibkan menandatangani surat pernyataan bahwa anak mereka bakal berkomitmen menyelesaikan pendidikan sampai tuntas selama mengikuti program sekolah rakyat.
Mengutip dari situs resmi Kementerian Sosial, berikut ini arsip nan wajib dipenuhi orang tua, di antaranya:
- Surat pernyataan orang tua nan bisa diunduh pada situs https://s.kemensos.go.id/t7p.
- Formulir pendaftaran Sekolah Rakyat Kemensos nan bisa didapatkan dari situs https://sdmpkh.kemensos.go.id/sr/new/daftar-siswa.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·