Rayakan Keberagaman Budaya RI, Kemenbud Gelar Pagelaran Budaya Nusantara

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Kebudayaan menggelar Pagelaran Budaya Nusantara di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor. Pagelaran ini untuk merayakan keberagaman budaya Indonesia sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Nasional 2026 nan mengangkat tema 'Indonesia Budaya nan Terus Hidup'.

Dalam puncak aktivitas tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pidato berjudul 'Refleksi Kebudayaan' nan menekankan pentingnya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan keberadaan Kementerian Kebudayaan kudu menjadi dorongan untuk memperkuat upaya pemajuan kebudayaan nasional.

"Dengan hadirnya Kementerian Kebudayaan, kita kudu semakin konsentrasi dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan juga pembinaan kebudayaan," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

Dalam pidatonya, Fadli menambahkan, peringatan Hari Kebudayaan pada 17 Oktober berangkaian dengan penetapan patokan mengenai lambang dan semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika, 75 tahun lalu.

Ia memandang momentum tersebut sebagai seremoni megadiversitas budaya Indonesia sekaligus pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan nan menyatukan bangsa.

"Prinsip berbeda-beda tetapi tetap satu alias unity in diversity tersebut mencerminkan salah satu pencapaian krusial kebudayaan Indonesia, ialah menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu bangsa," jelas Fadli.

Sejalan dengan prinsip tersebut, Fadli juga menegaskan bahwa perbedaan budaya tidak semestinya dipandang sebagai ancaman alias sumber perpecahan, melainkan sebagai daya ikat nan menyatukan masyarakat Indonesia.

Ia menyebut Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan menjadi dasar bagi penyelenggaraan pemajuan kebudayaan secara bersama-sama.

"Upaya tersebut memerlukan kerjasama dan sinergi seluruh unsur, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, komunitas, masyarakat, pegiat kebudayaan, sektor swasta, perseorangan nan peduli terhadap kebudayaan, hingga filantropis," ucap Fadli.

Selain menekankan pentingnya kolaborasi, Fadli juga mendorong pengembangan ekonomi budaya agar pelindungan dan pewarisan budaya kepada generasi mendatang dapat melangkah beriringan dengan pemanfaatannya.

Gagasan tersebut juga tercermin dalam tema Festival Budaya Nasional 2026, 'Indonesia Budaya nan Terus Hidup', nan dinilai selaras dengan konsep living heritage, ialah warisan budaya nan terus hidup dan berkembang berbareng masyarakat pendukungnya.

"Situs budaya tidak lagi dipandang sebagai dead monument, melainkan sebagai bagian dari kehidupan nan terus dihidupkan oleh para pegiat kebudayaan," sambungnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Kebudayaan turut mendorong keterlibatan organisasi melalui Dana Indonesia Raya alias Dana Abadi Kebudayaan nan disalurkan melalui LPDP. Dana tersebut diharapkan dapat mempercepat pemajuan kebudayaan, termasuk melalui support bagi komunitas, sanggar, dan padepokan berasas sistem kejuaraan serta seleksi proposal.

"Dana Indonesia Raya alias Dana Abadi Kebudayaan diharapkan menjadi instrumen untuk mempercepat pemajuan kebudayaan, termasuk bagi komunitas, sanggar, dan padepokan melalui sistem kejuaraan dan seleksi proposal," tutur Fadli.

Fadli juga membujuk masyarakat, khususnya komunitas, sanggar, padepokan, seniman, dan seniman dari beragam bidang, untuk terus mencintai dan memajukan kebudayaan Indonesia. Kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan diharapkan dapat memperkuat pembangunan Indonesia nan lebih maju, berbudaya, beradab, dan berkekuatan saing.

"Karena bangsa nan besar adalah bangsa nan tidak melupakan akar budayanya. Bangsa nan besar adalah bangsa nan bisa mengapresiasi budayanya. Dan bangsa nan beradab adalah bangsa nan tentu saja bisa melestarikan budaya dan mengembangkan dan terus memanfaatkannya," pungkas Fadli.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑