Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 08 April 2026 |15:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai banyak tambang ilegal. (Foto: Okezone.com/Setpres)
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai banyak tambang terlarangan nan beraksi di rimba Indonesia. Ia pun memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kehutanan Raja Juli untuk memeriksa dan menertibkan aktivitas tambang tersebut.
“Saya telah memerintahkan Menteri ESDM. Saya mendapat laporan ada ratusan tambang tidak jelas, alias IUP tidak jelas, di rimba lindung maupun rimba lainnya. Saya cek Menhut, alhamdulillah Menhut juga oke, dia belum memberikan izin pangkas kayu,” kata Prabowo, Rabu (8/4/2026).
Prabowo menekankan pertimbangan langsung terhadap ratusan tambang terlarangan tersebut, dengan menempatkan kepentingan nasional dan rakyat sebagai prioritas utama.
“Segera evaluasi. Kalau tidak jelas, cabut semua IUP itu. Kita tidak ada waktu. Tidak ada pertimbangan iba alias tidak kasihan,” tegasnya.
Presiden juga meminta agar hasil pertimbangan izin tambang dilaporkan secepat mungkin. Ia menegaskan, tidak ada lagi pertimbangan untuk kawan, konco, keluarga, alias golongan tertentu; nan kudu dikedepankan hanyalah kepentingan nasional.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·