Ratusan Rumah di Medan Kebanjiran Akibat Hujan Deras-Angin Kencang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Medan, CNN Indonesia --

Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/6) malam kemarin.

Imbasnya, ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian berkisar antara 80 hingga 150 sentimeter.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari mengatakan sedikitnya tiga kecamatan dilaporkan terdampak banjir antara lain Medan Johor, Medan Selayang, dan Medan Maimun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendataan serta penanganan darurat tetap terus dilakukan berbareng abdi negara kecamatan dan kelurahan setempat.

"Kita telah menurunkan tim untuk melakukan asesmen cepat, sekaligus membantu proses pemindahan di wilayah nan terdampak," ujarnya, Jumat (5/6) pagi.

Dia menyebut di Kecamatan Medan Johor, banjir merendam sekitar 150 rumah penduduk nan berada di Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala. Sejumlah penduduk terpaksa dievakuasi ke tempat nan lebih kondusif lantaran ketinggian air mulai memasuki area rumah.

"Sementara itu, di Kecamatan Medan Selayang, genangan air juga cukup signifikan dengan sekitar 80 rumah terdampak di Jalan Saudara, Kelurahan Beringin," sebut Yunita.

Di letak tersebut beberapa penduduk memilih mengungsi sementara waktu lantaran kondisi air nan naik cukup sigap pada malam hingga awal hari.

Petugas campuran tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan andaikan hujan kembali terjadi.

"Sedangkan di Kecamatan Medan Maimun, khususnya di area Kampung Aur, tercatat sekitar 255 rumah terdampak banjir. Namun, hingga laporan terakhir, situasi tetap relatif terkendali dan tidak terdapat pengungsi," tutur Yunita.

Hal ini disebabkan sebagian besar rumah penduduk di area tersebut merupakan gedung bertingkat sehingga tetap memungkinkan penduduk memperkuat di lantai atas meski terjadi genangan di bagian bawah rumah.

"BPBD Kota Medan juga mencatat bahwa kondisi cuaca nan tetap tidak stabil berpotensi memicu kenaikan tinggi muka air di beberapa titik lain," paparnya.

Banjir juga merendam sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Tak hanya itu, di Jalan Balam, Kelurahan Sei Kambing B, sebuah warung kopi ambruk setelah hujan deras dan angin kencang. Akibatnya visitor berceceran menyelamatkan diri.

Untuk itu, tambahnya, masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada, terutama nan tinggal di sekitar aliran drainase dan wilayah rendah.

"Selain melakukan pemindahan dan pendataan, petugas juga konsentrasi pada pemantauan debit air serta koordinasi dengan lembaga mengenai untuk memastikan aliran air dapat segera surut," demikian penjelasan Yunita.

(fnr/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional