Aktris Ratu Sofya akhirnya buka bunyi mengenai rumor nan menyebut dirinya melayangkan gugatan kepada orang tuanya. Dalam konvensi pers di area Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5), Ratu berbareng kuasa hukumnya membantah berita tersebut dan menegaskan info nan beredar tidak benar.
Kuasa norma Ratu Sofya, Dede Rahmat, mengatakan tidak pernah ada gugatan nan dikirim kepada family sang aktris. Menurutnya, surat nan sempat dikirim, hanya berupa pernyataan sikap dan penegasan mengenai persoalan kerja sama dengan rumah produksi.
“Jadi, tidak ada gugatan sama sekali dari pengguna kami kepada orang tuanya,” ujar Dede Rahmat.
Polemik ini bermulai setelah muncul pemberitaan mengenai bentrok antara Ratu Sofya dan Has Kreatif selaku rumah produksi movie nan dibintanginya. Dalam konvensi pers sebelumnya, muncul narasi bahwa Ratu disebut mensomasi ibunya.
Kuasa norma lainnya, M. Risvan, menjelaskan bahwa pihaknya justru menerima gugatan dari PT Has nan ditujukan kepada Ratu dan ayahnya mengenai tanggungjawab promosi film.
“Jadi gugatan itu nan dilayangkan oleh PT Has itu adalah mengenai terkait nan menurut PT Has ada tanggungjawab kudu dipenuhi oleh pengguna kami,” kata Risvan.
Ia menambahkan, pihak Ratu sebenarnya tidak menolak menjalankan agenda promosi. Namun, ada hak-hak kliennya nan menurut mereka belum dipenuhi terlebih dahulu.
“Klien kami itu tidak menolak mengenai dengan promo. Tetapi ada hal-hal nan di dalam perjanjian itu nan belum diperoleh oleh pengguna kami,” lanjutnya.
Ratu Sofya sendiri mengaku kecewa lantaran persoalan family sekarang ikut terseret menjadi konsumsi publik. Ia mengatakan sejak awal mau menyelesaikan masalah tersebut secara pribadi.
“Kalau dari saya sebenarnya memang untuk persoalan pribadiku dengan keluargaku itu memang harusnya saya menyelesaikan secara pribadi, tidak untuk konsumsi publik,” ujar Ratu.
Ratu juga menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah melayangkan gugatan kepada kedua orang tuanya. “Tidak ada somasi, saya tidak pernah mensomasi ibu saya. Dan ayah saya, saya tidak pernah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ratu mengaku capek menghadapi persoalan nan menurutnya sudah berjalan cukup lama dan mulai berakibat pada pekerjaannya.
“Kalau pekerjaan terganggu sudah pasti ya, lantaran maksudnya eh ini sudah melangkah nyaris kurang lebih 2 tahun ya sebenarnya persoalan family ini nan saya sudah berupaya untuk menyelesaikan, tapi tidak bisa diselesaikan. Kalau ditanya capek, sudah pasti capek,” tutur Ratu.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·