
Ilustrasi.
TEHERAN - Lima ledakan terdengar di Pulau Qeshm di Selat Hormuz pada Selasa, (3/11/2026), menurut laporan instansi buletin pemerintah Iran, IRNA. Laporan lain dari instansi buletin Fars juga menyatakan bahwa ledakan terdengar dari arah laut di Bandar Lengeh, provinsi Hormozgan, Iran.
Penyebab ledakan tersebut belum diketahui secara pasti. Kedua instansi buletin itu tidak memberikan rincian mengenai korban jiwa maupun kerusakan nan terjadi.
Laporan ini muncul di tengah upaya diplomatik nan terus berjalan antara Teheran dan Washington mengenai ketegangan di sekitar Selat Hormuz. Kedua belah pihak telah mengonfirmasi bahwa ada pembicaraan nan terjadi untuk menyudahi konflik.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pada Senin, (2/11/2026) bahwa kedua negara tetap terus saling berganti pesan melalui pihak penengah. Ia mengonfirmasi bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi telah mengunjungi Doha untuk memfasilitasi pertukaran pesan tersebut melalui mediasi Qatar.
Sebelumnya, pada Senin, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah menjatuhkan dua pesawat nirawak (drone) Amerika Serikat di sebelah selatan Pulau Qeshm di Selat Hormuz.
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·