Tim Okezone
, Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |09:43 WIB

Sebanyak 101 Sekolah Rakyat permanen bakal rampung Juni 2026 (Foto: Dok)
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari mengatakan pemerintah menargetkan merampungkan 101 Sekolah Rakyat pada Juni 2026. Sekolah-sekolah tersebut diharapkan dapat menampung siswa baru dari family miskin ekstrem pada tahun aliran 2026/2027.
Di sekolah-sekolah tersebut, siswa bakal memperoleh akomodasi asrama, jasa kesehatan, sarana belajar digital, serta kebutuhan pokok dan penunjang pendidikan lainnya nan disediakan secara gratis.
Qodari mengatakan, seluruh sekolah ini merupakan bagian dari pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap kedua nan proses pembangunannya telah dilaksanakan sejak tahun lalu. Adapun per awal 2026, seluruh progres pembangunan sekolah-sekolah ini sesuai dengan rencana dan diharapkan rampung pada 20 Juni 2026.
Ia menambahkan, pembangunan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama, ialah Sekolah Rakyat rintisan nan diresmikan tahun lalu.
"Sehingga, (sekolah-sekolah tersebut) dapat digunakan untuk tahun aliran baru 2026/2027 nan dimulai pada Juli 2026 nan bakal datang," ujar Qodari, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah awalnya menargetkan pembangunan 104 Sekolah Rakyat pada tahap kedua ini. Rinciannya meliputi Pulau Jawa 40 lokasi, Sumatera 26 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara tiga lokasi, Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi.
Namun menurutnya, untuk saat ini, 101 sekolah telah dibangun terlebih dulu sementara tiga sisanya, nan berlokasi di Kota Malang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Aceh Singkil, rencananya bakal dibangun pada Oktober mendatang.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·