Rachel Vennya Tak Tahu dan Tak Peduli Nominal Rumah yang Dijual Okin

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Rachel Vennya. Foto: Instagram/@rachelvennya

Di tengah proses penjualan rumah oleh mantan suaminya, Niko Al Hakim, Rachel Vennya dikabarkan tidak tertarik dengan berapa nominal hasil penjualan nan bakal didapatkan oleh Okin.

Fokusnya hanya tertuju pada satu hal, ialah pemenuhan kewenangan anak-anaknya nan selama ini terabaikan.

"Rachel ini enggak tahu nilai jual rumah itu berapa. Mau rumah ini dijual Rp 10 miliar, Rp 20 miliar, Rp 100 miliar sekalipun, Rachel enggak peduli. nan krusial rumah ini terjual, tanggungjawab Saudara Niko selesai. Sudah itu aja," kata kuasa norma Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, di Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (10/5).

Pengacara Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, ditemui di Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Sangun menyebut kliennya merasa tetap sangat bisa menghidupi keluarganya dari jerih payahnya sendiri.

"Saking, ya kalian tahulah Rachel juga orang nan bisa gitu, maksudnya bisa dalam artian bisa menghidupi keluarganya," lanjut Sangun.

Dalam kesepakatan nan baru saja dicapai, Rachel hanya menuntut nominal nan sesuai dengan tunggakan nafkah dan biaya sekolah anak-anak selama beberapa tahun terakhir. Nominal tersebut dikabarkan menyentuh nomor miliaran rupiah.

instagram embed

Aga menjelaskan, sejak awal perceraian pada tahun 2021, Rachel memang tidak pernah menuntut kekayaan gana gini.

"Ini terpisah dari kekayaan gono-gini. Bahkan pada saat perceraian kemarin itu, dalam gugatannya pengguna saya, Rachel sendiri enggak ada sih gono-gini nan diminta," tegas Sangun.

Keputusan Rachel untuk menyetujui penjualan rumah ini didasari oleh niat menyelesaikan masalah tanpa jalur hukum. Ia tidak mau memandang Okin kesulitan alias jatuh martabatnya di depan publik jika masalah ini dibawa ke meja hijau.

Niko Al Hakim. Foto: Instagram/@okintph

"Saya melihatnya Rachel ini wanita nan hebat, mempunyai hati nan besar dan memang murni untuk memperjuangkan kewenangan dari anak-anaknya. Kalau memang Rachel ini hanya konsentrasi terhadap dirinya, banyak kok langkah norma nan disediakan Undang-Undang," puji Sangun kepada Rachel.

Namun, Aga menekankan, penyelesaian melalui penjualan rumah ini adalah corak kompromi dari Rachel. Kliennya hanya mau memastikan masa depan anak-anaknya terjamin secara finansial tanpa kudu menghancurkan karir alias nama baik ayah mereka.

"Yang krusial masalah ini selesai untuk anak-anaknya, semuanya tercukupi," tutup Aga.

Kabar terkini, rumah nan ditempati Rachel dan adik-adiknya sudah terjual. Namun pihak Rachel menilai tenggat waktu nan ditetapkan Okin terlalu singkat.

Oleh karenanya, Rachel sekarang mau segera mencari kontrakan untuk tempat tinggal adik-adiknya usai pindah dari rumah itu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan