Putra Netanyahu Bikin Inggris Murka, Kenapa?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, memicu reaksi keras di Inggris setelah menyatakan Kepulauan Falkland merupakan bagian dari Argentina. Pernyataan itu disampaikan saat dirinya memberikan support kepada Presiden Argentina Javier Milei.

Dikutip dari Israel Hayom, Yair Netanyahu menyampaikan pandangannya melalui platform X mengenai kepulauan nan berada sekitar 13.000 kilometer dari Israel tersebut. Ia menyebut Kepulauan Falkland, gugusan pulau berpenduduk jarang di lepas pantai selatan Amerika Selatan, sebagai wilayah Argentina.

Komentar itu kemudian memicu perdebatan sengit di media sosial, termasuk di antara sejumlah tokoh sayap kanan Inggris nan selama ini dikenal mempunyai sikap kuat dalam mendukung Israel. Salah satunya adalah komentator dan penyiar Inggris, Alex Armstrong.

"Ingatan sebagian komentator Israel sangat pendek dan pernyataan mereka sama sekali tidak membantu," ujar Armstrong, seperti dikutip Israel Hayom, Kamis (3/9/2026).

Armstrong menilai komentar tersebut berpotensi mengabaikan hubungan politik Inggris-Israel nan telah terjalin selama beberapa generasi. Ia juga menyinggung posisi Argentina nan berbeda dengan Inggris dalam konteks support terhadap Israel.

"Secara historis, Argentina adalah musuh negara mereka dan apalagi pernah membandingkan Kepulauan Falkland dengan Gaza. Tindakan pemerintah Partai Buruh tidak mencerminkan pendapat setiap penduduk Inggris," kata Armstrong.

Ia menambahkan bahwa perubahan pemerintahan tidak otomatis mencerminkan perubahan sikap seluruh masyarakat Inggris.

"Pemerintahan bisa berganti, dan di Inggris, pergantian itu terjadi secara rutin," ujarnya.

Menurut Armstrong, Inggris telah memberikan support kepada Israel, termasuk support militer, selama beberapa generasi dan memperoleh support kuat dari golongan sayap kanan politik Inggris.

"Komentar seperti ini hanya bakal mengubah sikap nan selama ini dipegang teguh oleh orang-orang tersebut," pungkasnya.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News