Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah Ortodoks: Sehari Tanpa Perang di Ukraina

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri misa Natal Ortodoks di sebuah gereja di kediaman negara Novo-Ogaryovo, Moskow, (7/12/2022). Foto: Alexey Nikolsky/SPUTNIK/AFP

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata Paskah Ortodox selama sehari. Hal ini memberi kesempatan bagi tentara Ukraina dan Rusia, untuk sejenak menghentikan pertempuran di garis depan dan merayakan Paskah sesuai almanak liturgis Katolik Ortodoks.

"Gencatan senjata dimulai pada Jumat (10/4) pukul 16.00 (waktu setempat) sampai akhir Sabtu 12 April 2026. Bertepatan dengan pesta Paskah Ortodox," kata Kremlin, dilansir AFP, Jumat (10/4).

Pasukan Rusia bekerja menjinakkan wilayah pabrik baja Azovstal selama bentrok Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS

Untuk itu, Putin telah memerintahkan staf umum militernya menghentikan segala corak operasi militer pada periode itu.

"Staf Umum telah diberitahu untuk menghentikan operasi tempur di semua wilayah pada periode ini. Kita juga diharap melawan semua provokasi dari musuh," ucapnya.

"Kami berpendapat, Ukraina juga mengikuti langkah nan diambil Federasi Rusia," ucapnya.

Sebagai catatan, kepercayaan Katolik Ortodoks adalah kepercayaan kebanyakan di Rusia dan Ukraina. Katolik Ortodoks tetap menggunakan penanggalan Julian, sehingga seremoni paskah mereka mundur beberapa hari daripada seremoni paskah Katolik Roma alias Kristen secara global.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan