Pusat Ledakan di Pasar Cimanggis Ditemukan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Polisi sukses menemukan pusat ledakan di Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Identifikasi ini berasas penemuan sejumlah peralatan meliputi tabung gas etilen, potongan selang penyalur gas dan dinamo.

Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring mengatakan, pusat ledakan berada di ruang refine, ialah ruangan nan digunakan untuk mematangkan buah pisang.

“Jadi penyebabnya kelak kami bakal teliti lagi, apakah memang dari alat-alat ini. Tapi nan jelas, temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam suatu ruangan, ialah ruangan refine untuk mematangkan buah pisang itu,” kata Jakaria saat memberikan keterangan di lokasi, Tangsel, Kamis (15/10/2026).

Dia menjelaskan, petugas menemukan sebuah tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, serta potongan selang nan digunakan untuk menyalurkan gas tersebut ke ruang pematangan buah. Petugas juga menemukan satu dinamo nan diduga merupakan bagian dari kipas nan telah rusak akibat ledakan.

Meski demikian, penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan. Puslabfor tetap bakal meneliti kondisi instalasi listrik dan komponen dinamo untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan nan dapat memicu percikan api.

“Kita enggak berani berhipotesa lantaran jika forensik itu dia kudu riil. Nanti kita bakal mungkin periksa dari segi instalasi listriknya, kemudian komponen dari dinamo itu sendiri,” ujar Jakaria.

Dia menjelaskan, dinamo nan mengalami korsleting alias kerusakan berpotensi menimbulkan percikan api. Namun, andaikan komponen tersebut tetap dalam kondisi baik, interogator perlu menelusuri kemungkinan aspek lain.

Polisi Sita 18 CCTV

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan, dalam pemeriksaan lanjutan ini, petugas mengumpulkan rekaman kamera pengawas alias CCTV dari sejumlah sudut, termasuk perangkat decoder nan menyimpan rekaman tersebut.

“Kurang lebih ada 18 CCTV,” kata Imron.

Menurut Imron, rekaman CCTV, termasuk nan berasal dari dalam bangunan, bakal diperiksa untuk membantu mengungkap kondisi di letak sebelum dan saat ledakan terjadi. Polisi juga tetap mencari sejumlah komponen lain, termasuk regulator gas.

“Di TKP kita terbakar oleh siD, termasuk kita sita dekorder-nya. Akan kita buka untuk mengetahui isi dari tempat terjadinya ledakan itu ya. Apakah sesuatu perihal nan disengaja alias tidak disengaja,” ujarnya.

Imron menegaskan, tim interogator tetap mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Namun, berasas hasil sterilisasi sementara oleh tim penjinak peledak (Jibom), petugas belum menemukan peralatan berupa peledak alias bahan peledak.

“Sementara hasil dari rekan-rekan unit Jibom nan melakukan sterilisasi sementara, tidak ditemukan peralatan berupa peledak alias handak. Tentunya ini tetap bakal kami dalami dan tindak lanjuti,” kata Imron.

Polisi Periksa Saksi Kunci

Imron menyebut interogator juga menambah jumlah saksi nan dimintai keterangan, termasuk seorang saksi kunci. Keterangan para saksi bakal didalami berbareng temuan di letak untuk mengungkap penyebab ledakan.

“Saksi ada penambahan. Saksi kunci, salah satunya nan rekan-rekan lihat tadi di belakang, bakal kami dalami lagi,” ujar Imron.

Dia juga menjelaskan, pemeriksaan terhadap pemilik toko tetap dalam proses. Namun, pemilik toko tersebut telah meninggal dunia.

Di sisi lain, proses olah TKP dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi gedung nan semakin miring dan berpotensi membahayakan petugas. Imron mengatakan BPBD Kota Tangerang Selatan turut membantu mengevakuasi sejumlah area di sekitar lokasi.

“Yang jelas gudangnya sudah bertambah miring. Makanya kami campuran ini mempercepat olah TKP, lantaran menghindari perihal nan tidak diinginkan. Termasuk BPBD datang mengevakuasi beberapa tempat di sekitar,” kata Imron.

Imron memastikan proses penyelidikan tetap berlangsung. Polisi bakal menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah pemeriksaan dan kajian terhadap temuan di letak selesai.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑