Purbaya Ungkap Alasan Copot Dua Dirjen di Kementerian Keuangan

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) berbareng Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu (kanan) mengikuti rapat kerja berbareng Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk mengisi posisi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSF) serta Direktur Jenderal Anggaran.

Posisi DJSF sekarang diisi sementara oleh Ferry Ardianto nan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi Kemenkeu. Sementara itu, kedudukan Dirjen Anggaran diisi sementara oleh Sudarto nan sebelumnya merupakan Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara.

“Untuk (Dirjen) Anggaran, Pak Sudarto. Untuk DJSF, Pak Ferry,” kata Purbaya dalam Media Briefing di BPPK Purnawarman Kampus, Jakarta Selatan, Jumat (24/4).

Purbaya menegaskan, pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi kedudukan nan berkarakter rutin. Namun, dia juga membenarkan adanya sejumlah info beredar dari internal kementerian nan menjadi salah satu argumen dirinya mencopot dua dirjen sebelumnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu di ICE BSD, Rabu (12/7/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman pada aktivitas Green Sukuk lnvestor Day 2019 di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (16/11). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

“Tapi nan jelas selalu ada buletin dari sini, dari Kementerian Keuangan nan buletin keluar. nan pertama katanya uangnya (pemerintah) hanya 3 minggu habis. Terus sekarang keluar lagi tinggal 120 (triliun),” tutur Purbaya.

Ia menjelaskan perbedaan pendapat di internal sebenarnya perihal nan wajar, tetapi penyampaian info nan tidak konsisten alias menyesatkan dinilai dapat menimbulkan persepsi nan keliru di publik.

“Kalau perbedaan pendapat nggak apa-apa. Kalau keluar nomor nan berbeda itu, kan, udah misleading. Seperti bilangannya punya 3 minggu udah lenyap uangnya,” ucap Purbaya.

Selain itu, Purbaya juga menyinggung adanya info negatif nan beredar mengenai dirinya secara pribadi, nan disebutnya berasal dari internal dan tidak sesuai dengan fakta. “Terus nan gue agak heran ada nan bilang saya nggak bisa bahasa Inggris, dan jika bisa jangan dibawa ketemu penanammodal lantaran dia bakal mengacaukan katanya. Itu (omongan) dari internal,” sebut Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya membenarkan telah memberhentikan Febrio Nathan Kacaribu dari kedudukan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal serta Luky Alfirman dari kedudukan Dirjen Anggaran.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan