Purbaya Sebut Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDPamp;nbsp;

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Purbaya Sebut Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP 

Purbaya Sebut Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas merespons polemik alumni danasiwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) nan diduga menghina negara dan belum memenuhi tanggungjawab pengabdian. Hal ini mengenai pernyataan alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas (DS) nan menyebut "cukup saya nan WNI, anak-anakku jangan”.

Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP 

Purbaya memastikan bahwa pemerintah tidak hanya meminta pengembalian biaya pendidikan, tetapi juga mengenakan hukuman denda berupa kembang serta pemblokiran akses (blacklist) di seluruh lembaga pemerintahan. Purbaya mengungkapkan bahwa pihak LPDP telah menjalin komunikasi dengan suami dari alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas tersebut ialah Arya Iwantoro mengenai penyelesaian tanggungjawab finansial.

“Pada dasarnya begini, itu perihal nan kami sesalkan, jadi kami bakal menegakkan patokan nan ada di LPDP, sehingga nan berkepentingan menyelesaikan tanggung jawabnya ke LPDP. Tadi sudah bicara dengan Dirut LPDP, tadi sudah bicara dengan suami mengenai dan sepertinya dia sudah setuju untuk mengembalikan duit nan pakai LPDP. Bunganya dihitung? (Tanya ke Dirut LPDP), jadi termasuk bunganya, jika duit saya taruh di bank ada kembang juga kan,” tegas Purbaya dalam konvensi pers APBN KITA, Senin (23/2/2026).

Dana LPDP dari Pajak Rakyat

Purbaya mengingatkan bahwa biaya danasiwa LPDP berasal dari hasil pajak rakyat dan sebagian dari pembiayaan negara nan dialokasikan unik untuk memperkuat kualitas SDM Indonesia. Oleh lantaran itu, tindakan merendahkan martabat negara oleh penerima danasiwa dianggap sebagai pelanggaran integritas nan serius.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman nan dapat pinjaman LPDP, jika enggak senang ya enggak senang tapi jangan menghina-hina negara lah, jangan begitu. Itu duit dari pajak dan dari sebagian utang nan kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ujarnya.

Purbaya menekankan bahwa ekspresi ketidakpuasan pribadi tidak semestinya berujung pada penghinaan terhadap negara nan telah membiayai pendidikan mereka.

“Tapi jika dipakai untuk menghina negara, kita minta uangnya dengan bunganya jika gitu. Nanti bakal saya blacklist dia, di seluruh pemerintahan nggak bakal bisa masuk. Nanti bakal kalian lihat blacklist-nya seperti apa, jadi jangan menghina negara Anda sendiri," jelas dia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com