Purbaya Mau Nonjobkan ASN Jika Longgar Berikan Restitusi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menakut-nakuti bakal menonjobkan (mencopot jabatan) ASN Pajak nan terbukti bermasalah, khususnya dalam perihal restitusi pajak. Kebijakan ini disampaikannya dalam rangka memperketat pengawasan dan mencegah kerugian negara.

Menurutnya, jika restitusi pajak nan diberikan terlalu tinggi dan hasil investigasi menunjukkan adanya perilaku nan melenceng, maka kepala instansi pajak sekalipun bisa dibebastugaskan alias dimutasi. Adapun, kata Purbaya, hukuman tegas ini merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto bagi pejabat nan lalai mengamankan penerimaan negara.

"Kalau nan lama bilangnya gini, saya tidak boleh menon-jobkan. Harus dipindah doang ke tempat lain, lantaran peraturannya. Saya cek ke PANRB juga begitu. Tapi nan baru bilang boleh di non-job kan, perintah presiden juga gitu. Kalau perlu, jika emang ini, ya non-jobkan," ujar Purbaya di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Purbaya menjelaskan tindakan tegas diambil lantaran saat ini Indonesia sedang dalam kondisi survival mode namalain memperkuat dari guncagan krisis ekonomi global.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mengamankan penerimaan negara dengan segala macam upaya.

"Artinya kita nggak boleh main-main lagi. Artinya jika kita nggak ada ruang alias nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala kesempatan nan kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita kira-kira gitu," ujar Purbaya.

"Kalau programnya main-main, kita bakal digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya bakal menggunakan segala langkah nan ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program nan dikendalikan di sini ya, nan di keuangan, di monitor dengan baik," tambah Purbaya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News