Purbaya Klaim Tiongkok Dukung Penuh Panda Bond

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Purbaya Klaim Tiongkok Dukung Penuh Panda Bond Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konvensi pers APBN KiTa jenis Mei 2026 di Jakarta( ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendapat support penuh dari bank sentral Tiongkok alias People's Bank of China (PBOC) mengenai rencana publikasi Panda Bond di negeri Tirai Bambu itu. Selama dua hari kunjungannya di Beijing, Purbaya melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan Tiongkok, PBOC, AIIB, dan para investor.

Tujuannya untuk memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

"Hasilnya cukup baik. Kita berjumpa Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para penanammodal di sini. Dukungan nan diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ujar Purbaya dalam keterangan nan diterima, Jumat (19/6).

Salah satu hasil krusial dari kunjungan tersebut adalah support penuh pemerintah Tiongkok terhadap rencana publikasi perdana Panda Bond Indonesia di pasar finansial domestik Tiongkok. Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan Tiongkok maupun PBOC menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung proses publikasi surat utang tersebut.

"Kami meminta support untuk publikasi Panda Bond dan mereka banget mendukung. Bahkan ketika berjumpa PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu arsip pengajuan resmi masuk, prosesnya bakal segera dipercepat," kata bendaharawan negara itu.

Menkeu menyampaikan bahwa publikasi Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional agar tidak berjuntai pada satu mata duit alias satu pasar finansial tertentu.

"Kita mau diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata duit saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata duit lokal nan sudah terjalin antara Indonesia dan Tiongkok," ujarnya.

Menurut Purbaya, support nan diberikan Tiongkok mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

"Diskusi dengan mereka sangat konstruktif dan menunjukkan bahwa kepercayaan Tiongkok terhadap Indonesia sangat baik. Kedua negara sama-sama mempunyai semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi nan lebih erat," katanya.

Dalam beragam pertemuan tersebut, Purbaya juga menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia nan tetap solid di tengah dinamika global. Ia menegaskan bahwa esensial ekonomi nasional berada dalam kondisi nan sehat dan beragam halangan investasi nan sempat menjadi perhatian penanammodal terus diperbaiki oleh pemerintah.

"Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa rumor nan menjadi perhatian penanammodal sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah sesuai pengarahan Presiden untuk menciptakan suasana investasi nan semakin baik," ujarnya. (H-4)A

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia