Purbaya Habiskan Rp11 Triliun Serap SBN di Pasar Sekunder

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Minggu, 07 Juni 2026 |10:32 WIB

Purbaya Habiskan Rp11 Triliun Serap SBN di Pasar Sekunder

Purbaya Habiskan Rp11 Triliun Serap SBN di Pasar Sekunder (Foto: Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan tetap aktif menjalankan strategi intervensi dengan melakukan tindakan beli instrumen Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Kebijakan intervensi ini sengaja diambil demi mengawal agar pergerakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah tidak bergerak liar dan tetap berada dalam batas nan stabil. Hingga saat ini, total biaya nan telah digelontorkan oleh pemerintah untuk menyerap SBN di pasar sekunder tersebut sudah menembus nomor belasan triliun Rupiah.

"Untuk pembelian bond di secondary market, kita tetap lakukan. Makanya kan yield nan 10 tahun dan berapa tahun, basically yield government bond agak terkendali kan, tidak terpengaruh oleh Rupiah maupun pergerakan perusahaan. Sudah masuk Rp11 triliun so far ya," ujar Purbaya dalam konfrensi pers APBN KiTA Edisi Juni, Jumat (5/6/2026).

Menurut analisa Purbaya, kehadiran pemerintah di pasar sekunder berfaedah sebagai instrumen penopang utama (buffer) untuk meredam potensi guncangan di pasar obligasi domestik, terutama saat terjadi tren tindakan jual (selling pressure) oleh penanammodal asing.

Efektivitas strategi ini tecermin dari pergerakan kuotasi yield SBN untuk tenor jangka panjang, seperti tenor 10 tahun, nan terpantau relatif kondusif dan terkendali. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com