Purbaya Bocorkan Hasil Pertemuan dengan Pengusaha Rokok Ilegal

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah berjumpa dengan pengusaha rokok terlarangan beberapa waktu lalu. Purbaya mendengarkan beragam keluhan dari para pengusaha tersebut.

Purbaya membenarkan pertemuan tersebut. Namun, pihaknya tidak memastikan siapa saja pengusaha rokok terlarangan tersebut.

"Sudah, saya sudah berjumpa dengan beberapa pengusaha (rokok ilegal), hanya saya lupa ada berapa orang," kata Purbaya saat ditemui wartawan di gedung DPR, Rabu (2/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, selain mendengar keluhan dari para pengusaha rokok ilegal, Purbaya juga memberikan saran kepada pengusaha tersebut.

"Saya tanya ke mereka, lampau saya kasih kira-kira gini, saya bakal coba deh buka layer baru rokok, Anda masuk ke situ, lampau Anda ikutin kesempatan nan diberikan pemerintah," terang Purbaya.

Jika para pengusaha rokok terlarangan tidak mengikuti kesempatan tersebut, maka Purbaya bakal tegas melakukan penindakan.

"Setelah itu, jika nggak masuk juga, ya udah kita berantas habis. Jadi agar ada fair game," tegas Purbaya.

Dalam pembahasan tersebut juga membahas pengaturan cukai. Namun, Purbaya bakal berkonsultasi terlebih dulu kepada DPR.

"Soal cukai, kelak kami bakal menghadap ke DPR, setelah pembahasan APBN-nya selesai ya," ujar Purbaya.

Sebelumnya, Pemerintah tengah menyiapkan teknologi pita cukai untuk rokok baru nan dapat mendeteksi jumlah rokok nan telah dipasang pita cukai langsung dari pabrik.

Purbaya mengatakan nantinya teknologi tersebut bakal dipasang di pabrik-pabrik rokok.

"Namanya track and trace dari satu perusahaan, baru. Sehingga kelak kita bakal taruh mesinnya di pabrik rokoknya, mesin penghitung, dan pakai teknologi nan lebih baru (bukan barcode)," ucapnya kepada wartawan di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2026) lalu.

Teknologi tersebut dikatakan Purbaya bakal siap dipasang dalam jangka waktu enam bulan ke depan. Purbaya juga memastikan adanya teknologi pita cukai rokok ini membikin pabrik tidak bisa melakukan tindakan penyelewengan pita cukai rokok.

"Dan kita juga lebih mudah mendeteksi jika ada nan gelap-gelap lantaran pitanya itu, pita baru itu bisa di-scan pakai handphone segala macam bisa ketahuan dari mana pabriknya segala macam. Jadi enggak bisa macam-macam," ucapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa adanya pita cukai rokok ini bakal berfaedah untuk menekan peredaran pita cukai rokok tiruan di pasaran, sehingga dapat menjadi perangkat dalam memberantas peredaran rokok ilegal.

"Nanti kan pakai baru itu, pakai teknologi baru itu enggak bakal bisa pita tiruan lagi," tegasnya.

(chd/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News