Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |12:59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa esensial ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa esensial ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan nan kuat, sehingga kekhawatiran mengenai penurunan ranking (downgrade) dinilai tidak berdasar. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pandangan lembaga pemeringkat internasional, Moody’s, mengenai kondisi fiskal Indonesia.
Purbaya meyakini, pertumbuhan ekonomi nan menyentuh nomor 5,39% pada kuartal IV-2025 merupakan bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah berada di jalur nan benar.
"Ya biar saja seperti itu, nan jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah, lebih sigap daripada sebelumnya. Kedepan bakal membaik juga, lebih bagus lagi, saya pikir, pertumbuhan bakal lebih cepat. Nanti saya pikir pelan-pelan Moody’s bakal memandang apa nan terjadi di sini dengan lebih fair," ujar Purbaya usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Jumat (6/2/2026).
Purbaya membantah adanya akibat penurunan ranking angsuran Indonesia. Menurutnya, rasio defisit Indonesia tetap jauh lebih sehat dibandingkan negara-negara lain.
Bendahara negara ini justru menargetkan prospek peningkatan ranking (upgrade) di masa depan jika pertumbuhan ekonomi bisa mencapai level 6 persen.
"Alasannya nggak terlalu kuat untuk downgrade. Justru kita semestinya kelak pelan-pelan bakal ada prospek upgrade, mungkin setelah akhir tahun ketika ekonomi kita tumbuh 6 persen alias lebih. Jadi saya bakal konsentrasi memperbaiki esensial ekonomi saja," tegasnya.
Terkait keraguan pasar atas keahlian bayar utang Indonesia, Purbaya menegaskan tidak ada argumen untuk khawatir.
"Nggak ada argumen ketakutan kita nggak bisa bayar alias kita nggak mau bayar utang. Dua-duanya kita penuhi, jadi harusnya nggak ada masalah. Ini saya pikir hanya nan jangka pendek saja ya. Kalau orang nan penakut ya bakal takut," ungkap Purbaya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·